Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi, telah mengirimkan surat pengunduran dirinya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 26 April 2016 - 11:32 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjadi sorotan. Kali ini soal ucapannya yang membuat Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi, sakit hati sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri.
Rustam telah mengirimkan surat pengunduran dirinya pada Senin (25/4/2016) sore. "Benar Rustam telah mengajukan surat pengunduran diri. Tembusannya sudah diterima," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika, membenarkan kabar tersebut.
Pengunduran Rustam ini dipicu oleh ucapan Ahok yang bercanda menyindirnya sebagai sekutu Yusril Ihza Mahendra. Saat itu Ahok tengah marah karena penertiban hunian liar di kolong tol Ancol, Penjaringan, Jakarta Utara, tak kunjung dilaksanakan. "Pak Wali kalau saya suruh ngusir orang itu, wah ngelesnya. Jangan-jangan, satu pihak sama Yusril ini?" ujar Ahok waktu itu.
Ucapan Ahok ini ternyata membuat Rustam sakit hati. Di akun Facebook miliknya, Rustam menulis pernyataan panjang berjudul "Bekerja dengan Hati". Ia menegaskan tuduhan yang dilayangkan Ahok sama sekali tak benar.
"Dengan ini saya nyatakan bahwa tuduhan saya bersekutu dengan Pak Yusril adalah tidak benar," tulis Rustam. "Secara jujur saya katakan bahwa kadang-kadang selaku bawahan saya juga mengharapkan mendapatkan ucapan terima kasih dari pimpinan atas hasil kerja yang telah dikakukan."
Sementara itu Ahok sendiri juga telah membenarkan tentang keputusan mundur Rustam. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kinerjanya selama ini.
"Ya beliau mau mundur, saya mau bilang apa. Ya kita terima kasih saja sama beliau, dia ketemu saya," ungkap Ahok pada Selasa (26/4/2016). "Saya juga tidak bermaksud menghentikan beliau. Jadi kalau beliau bilang mau berhenti ya saya gak bisa maksa juga."
(wk/)