Ahok Minta SMAN 3 Beri Sanksi Tegas Keluarkan Siswi Pelaku Bullying
Nasional

Ahok menilai aksi bullying ini termasuk pelanggaran yang pantas diberi sanksi dikeluarkan dari sekolah.

WowKeren - Akhir-akhir ini masyarakat kembali dihebohkan dengan aksi bullying yang dilakukan para siswi senior SMAN 3 Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ikut menanggapi kasus ini.

Menurutnya, pihak SMAN 3 Jakarta harus memberikan sanski tegas pada para siswi senior yang melakukan bully pada juniornya tersebut. Ahok berpendapat apa yang mereka lakukan ini termasuk pelanggaran berat dan pantas mendapat sanksi dikeluarkan dari sekolah.

"Ya kita sudah sampaikan harus tegakkan tata tertib," ujar Ahok di Balai kota Jakarta, pada Selasa (3/5). "Di situ kan orangtua sudah tanda tangan tata tertibnya, bahwa kalau sampai bully berakhir masalah, itu poinnya sudah pelanggaran."

"Pelanggaran poinnya akan dikembalikan kepada orangtua," tambahnya. "Ya dikeluarin dari sekolah."


Ahok berpendapat bahwa sanksi tegas dapat menimbulkan efek jera bagi para pelaku. Karena saat ini para siswi pelaku bully tersebut sudah duduk di kelas XII maka sanksi yang diberikan bisa berupa tak boleh mengikuti ujian, tak lulus atau dikeluarkan dari sekolah.

"Bisa sanksi dikeluarkan, nanti kamu bisa lihat tata tertibnya," ungkapnya. "Sekarang kan dia kelas 3 misalnya, dikembalikan, dikeluarkan, berarti enggak bisa ikut ujian, berarti enggak lulus artinya. Ini harus tegas."

Sementara itu kepala SMAN 3 menjelaskan bahwa para siswi senior tersebut melakukan bully karena ingin mengingatkan adik kelas mereka. Aksi bully ini memang berawal dari bertemunya sejumlah siswi senior dengan juniornya saat menonton penampilan seorang DJ. Sekolah pun berencana menahan ijazah para siswi pelaku bully ini hingga masalah ini selesai.

"Jadi empat kelas X ini mau nonton DJ di kawasan SCBD ditemani sama salah satu orangtua. Nah ternyata mereka ketemu kakak kelasnya itu," ujar kepala SMAN 3 Ratna Budiarti. "Niatnya sih bagus mau memberikan pengarahan kepada adik-adik kelasnya yang baru kelas X untuk tidak keluar sampai larut malam. Tapi caranya ternyata yang salah."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!