Teuku Rifnu memberi contoh kisah perjuangan ibu dalam memberikan hak pendidikan ke anaknya.
- Tim WowKeren
- Minggu, 08 Mei 2016 - 07:02 WIB
WowKeren - Mengisahkan perjuangan seorang ibu bernama Tupon (Kinaryosih) yang hidup pas-pasan dalam menyekolahkan anaknya, Sekar Palupi, hingga berhasil kuliah ke universitas bergengsi dunia, Oxford, film "Mars" dianggap pantas dinilai sebagai film yang wajib ditonton oleh masyarakat Indonesia.
"Menurut saya sih ini salah satu film penting buat masyarakat Indonesia, khususnya untuk keluarga menengah kebawah yang terlalu percaya takdir. Kita seolah-olah nge-judge nasib kta gini. Gen kita itu miskin. Nah Film ini menunjukkan bahwa setiap orang berhak meraih cita-citanya dengan cara apapun. Di sini melalui cinta kasih seorang ibu yang selalu percaya bahwa setiap manusia sama. Punya kekurangan dan kemampuan. Tapi bagaimana cara meraih apa yang ingin kta raih," jelas Teuku Rifnu salah satu aktor yang memperkuat "Mars" saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu, 7 Mei.
Melalui film "Mars", Teuku Rifnu yang mendapat dukungan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Anies Baswedan ini berusaha memberi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi anak-anak Indonesia.
"Terobosan memperbaiki mengubah sistem pendidikan. Kalau saya sbagai seniman, film teater adalah media mengekspresikan apa yang kta inginkan. Setidaknya kita sudah memberikan energi positif. Melalui film 'Mars' misalnya, kasih tunjuk ada manusia seperti ini loh ayo dong. Udah nggak saatnya kita pasrah dan menyerah. Persoalan di negara ini karena negara ini terlalu besar, masih banyak orang miskin. Selain pemerintah berusaha memberikan sistem pendidikan terbaik, pihak lain juga bisa," pungkasnya.
(wk/)