Tiffany sempat ragu saat ditawari menarasikan kisah saudara kembar yang terpisah sejak lahir.
- Tim WowKeren
- Selasa, 31 Mei 2016 - 10:36 WIB
WowKeren - Tiffany baru saja menandai debut solonya dengan lagu "I Just Wanna Dance". Akhir-akhir ini member Girls' Generation ini pun kerap tampil di sejumlah acara televisi. Usai mengisi "Saturday Night Live" Korea, kini ia siap menjajal kemampuannya sebagai narator di "Human Documentary: Love".
Tiffany akan menarasikan episode terakhir dari kisah Samantha dan Anais, saudara kembar yang diadopsi dan hidup terpisah di Amerika Serikat dan Perancis. Keduanya bertemu 25 tahun kemudian lewat sosmed.
"Samantha dan Anais dibesarkan di luar negeri, kami mencari narator yang juga sanggup menyampaikan optimisme dan ceria," ujar tim produksi. "Tiffany berasal dari luar negeri, dia juga selalu optimis, selain itu dia juga seumuran dengan mereka, jadi kami merasa dia akan sempurna."
Tiffany sendiri merasa tak pede saat ditawari menjadi narator. Ia khawatir cara berbicaranya tak cukup baik untuk menarasikan dokumenter. Namun karena menjadi narator adalah hal yang selalu diinginkannya, ia memutuskan menerima tawaran tersebut.
"Pertama kali aku membaca naskahnya, aku tersentuh dengan kisahnya yang menakjubkan," tutur Tiffany. "Tapi setelah menyaksikan video mereka saat aku mengisi suara, aku terkejut dan lebih tersentuh lagi."
"Hatiku menjadi hangat melihat mereka bertemu dan saling mendukung di tengah sedih dan pahitnya hidup diadopsi. Aku merasakan energi positif dari kepribadian mereka yang ceria. Aku dengan tulus mengucapkan selamat atas pertemuan mereka yang menakjubkan."
"Sebenarnya aku khawatir tidak bisa melakukan yang terbaik karena ini adalah pertama kalinya aku menarasikan sesuatu, tapi aku bersyukur semuanya berakhir dengan baik. Aku bersyukur bisa berbagi kisah yang menyentuh ini dengan fans."
(wk/)