Hal ini diungkapkan oleh Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Lalu Muhammad Iqbal.
- Tim WowKeren
- Senin, 13 Juni 2016 - 01:49 WIB
WowKeren - Insiden penembakan klub gay bernama Pulse di Orlando, Amerika Serikat hingga menewaskan 50 orang masih mencuri perhatian publik, tak terkecuali warga Indonesia. Tragedi penembakan ini membuat perwakilan Indonesia di Amerika segera mengumpulkan informasi terkait kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban.
"KJRI Houston saat ini sedang mencari informasi lebih jauh, namun sejauh ini tidak terdapat laporan adanya WNI yang menjadi korban," jelas Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu Muhamad Iqbal dalam keterangan pers yang dilansir Liputan 6, Minggu, 12 Juni.
Walau disebutkan belum ada korban jiwa yang berasal dari Indonesia, tapi KJRI tetap akan melakukan pengawasan dan pemantauan. "KJRI akan terus memantau perkembangannya, berkoordinasi dengan otoritas setempat dan jaringan masyarakat Indonesia," lanjutnya.
Saat kejadian, sekitar 100 orang dilaporkan tengah menikmati malam bertema Latin. Seorang saksi, Ricardo Negron Almodovar mengatakan penembak melepaskan tembakan sekitar pukul 02.00 menjelang klub malam ditutup.
Pria yang oleh polisi disebut sebagai pelaku penembakan adalah Omar Mateen, yang tewas dalam aksi tembak-menembak setelah menyandera sejumlah orang.
(wk/)