Bercanda Keterlaluan, 'Mari Kita Sahur' Kena Tegur KPI
TV

Program ini juga menampilkan adegan menaburkan tepung atau bedak ke wajah pemain lain.

WowKeren - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali melayangkan teguran pada program televisi swasta Tanah Air. Kali ini, teguran diberikan pada program "Mari Kita Sahur" Trans TV.

Dalam surat yang terbit pada Selasa (28/6), KPI menyebutkan adegan yang dianggap tidak layak untuk ditayangkan di televisi. Adegan tersebut ditayangkan pada Senin (20/6) pukul 02:13 WIB.

Pada episode tersebut, "Mari Kita Sahur" menayangkan kalimat-kalimat ejekan atau candaan yang merendahkan pemain lain seperti, "... lah model lu kayak salak gini", "ini mah disukain sama gulali enjot", "sepi lah dunia ini kalo gak ada dia, kan curut suka berisik ...", "eh jangkrik!" dan "ceilah Teejay bareng sama tinja". Menurut KPI, adegan tersebut dapat memberikan pengaruh buruk bagi khalayak yang menonton.


Selain itu, "Mari Kita Sahur" juga menampilkan adegan menaburkan tepung atau bedak ke wajah pemain lain. Padahal, sejak tahun 2013 KPI Pusat telah mengeluarkan surat edaran perihal larangan menampilkan adegan lempar tepung, bedak, tinta atau sejenisnya ke wajah seseorang.

"KPI Pusat memutuskan bahwa program jurnalistik tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 dan Pasal 14 Ayat (2) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 Ayat (1) dan Pasal 15 Ayat (1)," tulis KPI. "Atas dasar tersebut, KPI Pusat menjatuhkan sanksi administratif Teguran Tertulis."

KPI pun meminta variety show ini untuk tidak menampilkan hal-hal yang telah dilarang. KPI juga mewajibkan "Mari Kita Sahur" melakukan evaluasi internal atas program tersebut serta senantiasa menghormati bulan Ramadhan dengan menampilkan program-program siaran yang sesuai dengan ketentuan P3 dan SPS KPI Tahun 2012.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!