Juno membutuhkan perjalanan selama 5 tahun hingga sampai ke Jupiter untuk meneliti planet terbesar di sistem tata surya itu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 05 Juli 2016 - 14:00 WIB
WowKeren - Kabar gembira datang dari NASA yang akan menorehkan sejarah baru di dunia sains lewat pencapaiannya di antariksa. Satelit pemantau planet (probe) mereka yang dinamai Juno sukses memasuki orbit Jupiter, Senin (4/7). Google pun ikut merayakan pencapaian ini.
Google merayakan petualangan baru Juno ini melalui Doodle di mesin pencarian mereka. Menggunakan gambar piksel bak game jadul, Google menggambarkan kegembiraan tim di NASA ketika Juno sukses mengorbit di Jupiter. Google juga mengganti satu "O" mereka dengan panel surya Juno yang berbentuk seperti baling-baling.
NASA sendiri dengan penuh sukacita mengabarkan pencapain Juno ini melalui akun Twitter mereka, termasuk akun milik Juno bersana @NASAJuno. Proses mendekati Jupiter hingga bisa masuk ke orbitnya dilaporkan secara live di akun tersebut. Kegembiraan di ruang NASA Jet Propulsion Lab di Pasadena, California, semakin terasa karena peritiwa bersejarah ini bertepatan dengan ulang tahun Amerika.
Success! Engine burn complete. #Juno is now orbiting #Jupiter, poised to unlock the planet's secrets. https://t.co/YFsOJ9YYb5
— NASA (@NASA) July 5, 2016
"Semua sinar padaku. Panel-panel surya sudah menghadap ke matahari. Akulah satelit luar angkasa tenaga surya terjauh dari bumi. #Jupiter. Aku sudah resmi mengorbit di Jupiter," tweet akun Juno. Probe ini memang ditenagai sinar matahari yang jadi tantangan terbesarnya karena Jupiter terletak jauh dari sang surya.
Juno membutuhkan perjalanan selama 5 tahun hingga sampai ke Jupiter sejak diluncurkan pada 2011 lalu. Jika lancar, satelit sebesar lapangan sepakbola itu akan mengelilingi Jupiter 37 kali selama 20 bulan kemudian rusak. Juno akan jadi sarana untuk lebih dalam mempelajari keaslian planet, struktur, atmosfer, dan magnetosfer serta aurora Jupiter.
(wk/)