Diet Ketat, Bobot Arya Bocah Obesitas Turun Jadi 188,4 Kg dalam Sehari
Nasional

Pihak tim dokter berusaha menurunkan berat badan Arya Permana dengan mengontrol makanannya.

WowKeren - Nama Arya Permana sempat menjadi sorotan Internasional beberapa waktu lalu. Anak laki-laki usia 10 tahun asal Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Karawang ini mendapat gelar bocah berbobot terberat sedunia lantaran berat badannya yang pernah mencapai 192 kg.

Kondisi Arya tersebut kini telah mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Bocah laki-laki itu kini telah mendapat penanganan untuk obesitasnya. Ketua Tim Dokter Julistyo TB Djais mengungkap jika pihaknya memberi makanan dengan jumlah kalori 2500 saja.

"Jumlah 2.500 sebetulnya untuk anak berat 50 kilo, kita memang sudah mengatur dan menghitung masukan energi dan protein di makanannya," ujarnya Julistyo di RSHS Kota Bandung, Selasa (12/7) seperti dilansir dari Liputan 6. "Yang cukup menyenangkan itu dia tahan dapat makanan yang kita berikan."

Seperti bocah seumurannya, Arya dapat mengalihkan rasa laparnya saat ia tengah asyik bermain game. Dengan program diet yang ia lakukan itu, berat badannya berhasil turun 189,4 kg menjadi 188,4 kg hanya dalam sehari. Meski begitu, dokter tetap menyarankan orangtuanya untuk tetap menjaga asupan makanan untuk putranya.


"Memang kebetulan kemarin ada hal menarik untuk dia. Dia diberi mainan PS (PlayStation) dia senang jadi lupa makan. Artinya dia tidak menderita kelaparan, buktinya dia bisa enggak makan banyak," imbuh Julistyo. "Tugas pokok merawat anak sih oleh keluarga, tapi kita akan mengajarkan ibunya dalam waktu sekitar dua minggu mudah-mudahan bisa cukup melihat dan mendapat pelajaran dari ahli gizi."

Julistyo mengungkap jika kini Arya sudah mulai bisa berjalan sejauh 100 meter. Ia akan lebih mudah bergerak jika menurunkan sekitar 10 kg lagi.

Pihak tim dokter mengungkap jika ada prosedur operasi untuk membuat Arya menurunkan berat badannya. Meski begitu, mereka kini tengah berupaya hanya dengan mengontrol makanannya saja.

"Jadi sedot lemak itu lebih ke estetika. Tapi ada satu lagi operasi lambungnya dikecilkan, sehingga diisi sedikit saja udah keburu kenyang, ini dilakukan biasanya ke yang sangat obes," terangnya. "Tapi ini kan dicoba dulu dengan mengontrol makanan. Kalau dikontrol sudah menciut ya ngapain harus sampai dioperasi. Mudah-mudahan kita sukses, jadi enggak usah sampai operasi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!