Temukan Kejanggalan, Pertanyaan Hani Ini Tak Bisa Dijawab Jessica
Nasional

Sayang, pertanyaan Hani itu disebut tidak pantas dilontarkan lantaran ia hanya berstatus sebagai saksi kunci.

WowKeren - Kasus Wayan Mirna Salihin yang diduga meninggal usai meminum es kopi di Kafe Olivier Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, kini mulai menemui titik terang. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (13/7), sahabat Mirna, Hani Boon Juwita, mengaku menemukan kejanggalan.

Hani pun menceritakan bahwa ia sempat mengajak terdakwa, Jessica Kumala Wongso, untuk melihat jenazah Mirna di rumah duka kawasan Dharmais, Jakarta Barat. Dalam kesaksiannya di depan majelis hakim, Hani menilai bahwa Jessica tidak menaruh rasa empati sedikit pun atas kematian Mirna.

Rupanya saat itu Jessica menolak menengok jasad Mirna dengan alasan sedang mengalami sakit asma. Namun hal tersebut membuat Hani merasa janggal. Hani pun bertanya kepada Jessica apakah ia benar-benar menderita sakit asma. Kalaupun iya, Hani ingin melihat surat keterangan dari dokter.


"Dia (Jessica) bilang sakit, dirawat di rumah sakit kawasan Sunter," ujar Hani. "Sehari setelah kejadian, Jessica bilang ke saya kalau dia sakit, asma parah. Dia bilang dirawat di Sunter. Apakah ada suratnya?"

Pertanyaan Hani itu pun disambut meriah oleh keluarga dan kerabat Mirna. Kendati demikian, ketua hakim, Kisworo, sempat menengahi bahwa posisi Hani merupakan saksi kunci, bukan jaksa penuntut umum. Karena itu, pertanyaan Hani tersebut disebut tidak pantas dilayangkan Hani.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!