Dalam kunjungannya ke Indonesia, Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh, sempat bertemu dengan Menag Yaqut dan Wapres Ma'ruf Amin, hingga berlibur ke kawasan Bogor.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 31 Maret 2022 - 13:37 WIB
WowKeren - Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh, mengakhiri kunjungannya ke Indonesia yang berlangsung selama tujuh hari. Jelang kepulangannya ke Arab Saudi, Syaikh Abdullatif mengaku sangat terkesan dengan Indonesia.
"Saya biasanya liburan ke Eropa. Mulai sekarang saya akan sering ke Indonesia," tutur Syaikh Abdullatif saat menjawab pertanyaan Ibu Eny Yaqut yang mendampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (30/3).
Selama kunjungannya di Indonesia, Syaikh Abdullatif sudah sempat bertemu dengan Menag Yaqut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Umum PBNU, Pimpinan Muhammadiyah, serta ormas Islam lainnya. Selain itu, Syaikh Abdullatif juga sempat berlibur ke kawasan Bogor.
Syaikh Abdullatif mengaku kagum dengan keramahan masyarakat Indonesia. Diketahui, ia dan jajarannya sempat berkunjung ke Taman Bunga Cibodas dan bertemu dengan banyak orang selalu tersenyum menyapa.
Tak hanya keramahan warga, Syaikh Abdullatif juga dibuat terkesan dengan keindahan panorama kawasan Bogor. Ia menilai udara di kawasan Cibodas sangat bersih dan berencana untuk berkunjung kembali ke Tanah Air bersama keluarganya.
"Saya akan bawa keluarga ke Indonesia. Saya sudah mengambil foto banyak di Cibodas dan sekitar Puncak untuk diperlihatkan ke mereka," paparnya. "Selamat Indonesia punya lokasi yang sangat bagus."
Tak hanya itu, Syaikh Abdullatif juga mengagendakan agar Muktamar Menteri Agama se-ASEAN digelar di Indonesia. Syaikh Abdullatif mengaku telah mendiskusikan hal tersebut dengan jajarannya dan sepakat jika agenda tersebut tahun ini digelar di Indonesia.
"Kami sudah berdiskusi dan bersepakat bahwa tempat muktamar di Indonesia. Adapun di mana lokasinya, masih menunggu rekomendasi Menag," ungkapnya.
Menag Yaqut sendiri rupanya merekomendasikan Bali sebagai lokasi agenda tersebut. Ia menilai fasilitas layanan kelas internasional di Pulau Dewata sudah sangat memadahi.
"Pemerintah pasti senang kalau di Bali karena itu menjadi daerah prioritas," tukas Menag Yaqut.
(wk/Bert)