Mudik saat Lebaran pada umumnya menggunakan transportasi seperti mobil, pesawat, kereta api, bus, dan semacamnya. Namun hal berbeda dilakukan ratusan orang di Jakarta, di mana menggunakan sepeda.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 25 April 2022 - 16:23 WIB
WowKeren - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H atau Lebaran 2022, masyarakat telah bersiap untuk melangsungkan mudik ke kampung halamannya. Biasanya, masyarakat akan melakukan mudik dengan menggunakan transportasi seperti mobil, pesawat, kereta api, kapal, atau sepeda motor.
Namun hal berbeda dilakukan sejumlah orang dari DKI Jakarta ini. Sebanyak 178 orang dari komunitas "Bike To Work" (B2W) Indonesia disebut mengikuti program "Gowes Mudik 2022". Mereka nantinya diketahui akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2022 menggunakan sepeda dari berbagai kota/kabupaten di Pulau Jawa.
Adapun Ketua Tim Advokasi B2W Indonesia, Fahmi Saimima mengatakan bahwa gowes mudik itu digelar secara bertahap mulai pada Jumat (22/4) lalu. "(Peserta) 178 orang, sudah bertahap jalan," ujar Fahmi kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/4).
Lebih lanjut, Fahmi menyebutkan bahwa para pemudik berasal dari 21 kabupaten/kota, di antaranya Serang, Tangerang, DKI Jakarta, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cirebon, dan Purwokerto. Kemudian ada juga pemudik yang berangkat dari Purworejo, Purbalingga, Cilacap, Bantul, Depok, Bogor, Cimahi, Bandung, Purwakarta, Pekalongan, Semarang, Malang, dan Jombang.
Selain itu, Fahmi mengungkapkan ada 50 kabupaten/kota yang menjadi tujuan pemudik. Beberapa di antaranya adalah Lebak, Banten, Jakarta, Rangkasbitung, Karawang, Cirebon, Indramayu, dan Tegal.
Selanjutnya, ada juga yang akan melakukan perjalanan mudik ke Pemalang, Bumiayu, Purwokerto, Gembong, Kebumen, Purworejo, Banjarnegara, Wates-Kulonprogo, Yogyakarta, Klaten, dan Surakarta.
Fahmi menambahkan bahwa peserta gowes mudik tidak melakukan perjalanan secara bersama-sama, melainkan B2W Indonesia sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan perjalanan. "Kami pantau setiap pergerakan, untuk di jalan pun kordinasi sama Korlantas Polri," jelas Fahmi.
Sebagaimana diketahui, pemerintah selama dua tahun berturut-turut lalu melarang masyarakat mudik Lebaran lantaran kondisi pandemi COVID-19 yang belum menentu pada saat itu. Di mana terjadi lonjakan kasus akibat penyebaran varian Delta.
Namun kini kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia telah menunjukkan kondisi yang baik, sehingga pemerintah pun memberikan pelonggaran pembatasan, termasuk mengizinkan untuk melakasanakan mudik Lebaran 2022.
(wk/tiar)