120.000 Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta, Pemerintah Siapkan Skenario Lalin Ini Untuk Arus Balik
Unsplash/Xan Griffin
Nasional
Mudik Lebaran 2022

Sebagai informasi, Jumat (6/5) hari ini merupakan permulaan puncak arus balik libur Idul Fitri 2022 yang diprediksi akan terus meningkat hingga Minggu (8/5) besok.

WowKeren - Arus balik menuju Jakarta pasca libur Lebaran 2022 mulai meningkat. Hingga Jumat (6/5) siang ini, tercatat ada sekitar 120 ribu kendaraan yang bergerak menuju Jakarta.

"Dari jumlah 120 ribu itu, 70 persen itu berasal dari gate tol Palimanan yang kita cek memasuki gate tol Cikatama," ungkap Kabag Binaopsnal Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Bayu Catur Prabowo, Jumat.

Selain dari gerbang tol Palimanan, kendaraan yang bergerak menuju Jakarta juga berasal dari beberapa daerah di Jabar. Bayu mengungkapkan pihaknya memiliki dua parameter, yang bertama adalah kendaraan dari gerbang tol Palimanan ditambah masyarakat yang berasal dari Jabar.

"Seperti dari gate tol Palimanan sendiri kan ada yang berasal dari wilayah Indramayu, Subang, Majalengka kemudian Purwakarta, di jumlah terakhir adalah gate tol Cikatama, itu parameter kami yang pertama," jelasnya.


Sedangkan parameter kedua adalah kendaraan dari Cileunyi, jalur selatan, kemudian ditambah kendaraan dari wilayah Kota Bandung, Cimahi, Purwakarta. Selain itu, pihaknya juga menghitung kendaraan di gerbang tol Cikatama.

"Sehingga 70 persen kendaraan yang mengarah ke Jakarta itu dari gate tol Cikatama yang berarti berasal dari arah utara," terangnya.

Sementara itu, para pemudik yang mengikuti arus balik dari arah timur terpantau sudah mulai bergerak ke arah Jakarta di tol Palikanci. Adapun Jumat hari ini merupakan permulaan puncak arus balik yang diprediksi akan terus meningkat hingga Minggu (8/5) besok.

Untuk mengantisipasi puncak arus balik, pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario manajemen lalu lintas. "Pemerintah akan selalu berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat, termasuk mengatur perjalanan arus balik dengan manajemen lalu lintas untuk mengurai kemacetan," ungkap Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta, Jumat.

Sebagai contoh, lalu lintas di ruas jalan tol pada masa arus balik masih akan menerapkan kebijakan ganjil genap, aturan satu arah (one way), dan larangan truk masuk jalan tol. "Kebijakan tersebut dinilai sangat efektif mengurai kemacetan saat arus mudik kemarin," paparnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts