Wakapolres dan 1 Anggota Polisi Terkena Panah Saat Bubarkan Tawuran di Maluku
Pxhere
Nasional

Tawuran antar pemuda di Kota Tual, Maluku menimbulkan korban dari pihak polisi. Dua orang anggota polisi yang berusaha membubarkan tawuran malah ikut terkena serangan anak panah .

WowKeren - Tawuran antar warga kembali terjadi. Kali ini aksi tawuran berlangsung di Kecamatan Dullah Selaran, Kota Tual, Maluku pada Sabtu 16/7) dini hari. Tawuran terjadi antara Kompleks UN SKB dengan kelompok pemuda Waerhir.

Aparat kepolisian pun dikerahkan untuk membubarkan aksi tawuran dan mengamankan lokasi sekitar. Sayangnya, 2 orang polisi menjadi korban saat bertugas membubarkan tawuran tersebut. Wakil Kepala Polres Kota Tual, Maluku, Kompol Syahirul Awab dan anggota polisi Polres Tual, Bripda Ilham Akbar terkena anak panah dalam peristiwa tersebut.

Kabar itu pun dibenarkan oleh pihak Polda Maluku. "Iya benar ada [korban]," ungkap Pelaksana Harian Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Deny Abrahams, mengonfirmasi pada Sabtu, (16/7), melansir CNNIndinesia.com.

Deny Abrahams menerangkan bahwa awal mulai bentrokan dipicu oleh dua orang pemuda UN SKB yang berboncengan mengendarai sepeda motor melempar 2 botol minuman keras dan melepaskan anak panah ke arah pemuda Wearhir sekitar pukul 11.35 WIT. Dua orang pemuda UN SKB tersebut diketahui dalam keadaan mabuk saat kejadian.

Alhasil, pemuda Wearhir pun tak terima, hingga sejumlah massa dari pihak mereka keluar dari rumah masing-masing untuk melakukan serangan balasan. Para pemuda Wearhir pun turut membalas dengan menggunakan anak panah dan batu ke pada pemuda UN SKB.


"Pukul 00.30 WIT terjadi konsentrasi massa dari kedua kelompok pemuda. Aksi saling serang menggunakan batu dan sajam kemudian terjadi," terang Deny Abrahams.

Personel gabungan dari Polres Tual pun akhirnya diterjunkan ke lokasi bentrokan sekitar lima menit setelahnya. Dalam usaha pembubaran massa tawuran itu, polisi terpaksa melepas tembakan gas air mata.

Bentrokan sempat disudahi setelah Kapolres-Wakapolres Tual, AKBP Prayudha Widiatmoko dan Kompol Syahirul Awab tiba di TKP. Keduanya mencoba melakukan negosiasi dengan kedua kelompok yang bertikai.

Sayangnya aksi saling serang kembali memuncak. Syahirul dan Ilham Akbar yang berada di lokasi pun tak ayal ikut jadi korban serangan. Mereka berdua ikut terkena anak panah pada pukul 03:00 WIT.

"Wakapolres Tual, Kompol Syahirul Awab, dan Bripda Ilham Akbar jadi korban luka panah, sementara dari warga yaitu Ihak Refra dan Kristial Yalnohubun. Mereka telah mendapat perawatan secara medis," pungkas Deny.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait