Kenaikan harga telur ayam ini turut dikeluhkan oleh sejumlah pedagang di Pasar Mayestik, Jaksel. Harga telur ayam di Pasar Mayestik naik dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 32 ribu per kilogram.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 20 Agustus 2022 - 00:13 WIB
WowKeren - Harga telur ayam baru-baru ini mengalami kenaikan yang signifikan di sejumlah daerah. Pedagang di Jakarta Selatan bahkan mengeluhkan harga telur ayam yang mencapai kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu per kilogram.
Adapun kenaikan harga telur ayam ini diakui oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Meski begitu, pria yang akrab disapa Zulhas itu menyebut kenaikan harga itu dipicu oleh program bantuan sosial (bansos) dalam bentuk bagi-bagi telur yang dilaksanakan Kementerian Sosial.
Menurut Zulhas, program Kemensos tersebut telah membuat permintaan telur melonjak. Oleh sebab itu, harganya juga mengalami kenaikan.
"Telur itu kenapa mahal karena ada program dari Kemensos bagi-bagi sosialnya itu dalam bentuk telur. Jadi ada satu waktu mesannya itu banyak sekali, sehingga harga naik," ungkap Zulhas kala memantau harga sembako di Pasar Al Mahirah Banda Aceh pada Jumat (19/8).
Lebih lanjut, politisi PAN tersebut memastikan bahwa kenaikan harga telur ayam ini tidak akan berlangsung lama. Ia mengklaim harganya akan kembali normal dalam waktu dekat.
"Tapi ini naiknya hanya sementara, setelah itu akan stabil," ujarnya.
Hal senada sempat disampaikan oleh Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PRRN). Menurut PRRN, harga telur ayam naik karena tingginya permintaan untuk pengadaan bansos.
"Kemarin saya cek ke teman-teman, alasannya ada permainan pedagang. Jadi kemarin mereka beli sebanyak-banyaknya, tiba-tiba kan ada bansos. Permintaan banyak di bansos, stok banyak, tiba-tiba naik harganya," papar Ketua PRRN Alvino Antonio kepada detikcom.
Dari sisi peternakan, harga telur sudah naik sejak pekan lalu. "Hari Rabu minggu lalu tiba-tiba Rp 1.000 sampai Rp 1.500. Jadi dari lebih dari Rp 25.000 lebih sampai Rp 27.000," ungkapnya.
Di sisi lain, kenaikan harga telur ayam ini turut dikeluhkan oleh sejumlah pedagang di Pasar Mayestik, Jaksel. Harga telur ayam di Pasar Mayestik naik dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 32 ribu per kilogram.
"Sudah tiga hari ini harganya Rp 30 ribu per kilogram kemudian naik lagi jadi Rp 31 ribu, sekarang Rp 32 ribu," tutur salah satu pedagang bernama Ujang kepada JPNN.com.
Menurutnya, kenaikan harga telur ayam tersebut memberatkan pedagang kecil dan membuat omzet mereka menurun. "Saya berharap harga telur stabil lagi," tukasnya.
(wk/Bert)