Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Tolak Harga BBM Naik, BPS Singgung Peningkatan Jumlah Orang Miskin
Nasional
Harga BBM Naik

Kabar mengenai pemerintah yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi langsung disambut protes oleh sejumlah pihak. Ribuan buruh pun berencana menggelar demo di berbagai daerah di Indonesia.

WowKeren - Pemerintah rencananya akan menaikkan harga BBM bersubsidi pada 6 September 2022 mendatang. Kabar itu pun sukses menuai protes dari berbagai pihak. Terbaru, puluhan ribu buruh berencana mengadakan aksi demo pun memprotes rencana kebijakan tersebut.

"Aksi ini akan diikuti puluhan ribu buruh, untuk di DPR RI massa aksi berjumlah hampir 5.000 buruh. Massa aksi pada 6 September akan berunjuk rasa di DPR RI, dan ribuan buruh lain di kantor gubernur masing-masing," ujar Presiden Konfederaso Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa (30/8). "Secara umum 34 provinsi akan lakukan unjuk rasa."

Aksi itu rencananya akan dilaksanakan para buruh di 34 provinsi yang ada di Indonesia. Di Jakarta sendiri, para buruh tersebut rencananya akan menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

"Kenaikan harga BBM yang disebut-sebut 30 persen khususnya pertalite menjadi Rp10 ribu akan mengakibatkan daya beli buruh dan masyarakat kecil turun drastis," ungkapnya.

Sementara itu, di kesempatan lain, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mewanti-wanti bahwa kenaikan harga BBM tersebut bisa memicu lonjakan jumlah orang miskin di Indonesia. Di mana hal serupa sudah dibuktikan pada saat pemerintah menaikkan harga BBM di tahun 2005.


Saat itu tercatat harga bensin naik 32,6 persen dan solar menanjak 27,3 persen pada Maret 2005. Kemudian, harga bensin kembali naik 87,5 persen dan solar 104 persen pada Oktober 2005.

Angka kemiskinan pun naik dari 15,97 persen pada 2005 ke 17,75 persen pada 2006 sebagai imbasnya. Jumlah orang miskin juga meningkat dari 35,1 juta jiwa menjadi 39,3 juta jiwa.

"Begitu ada kenaikan BBM inflasi 17 persen (2005), angka kemiskinan naik," beber Kepala Badan Pusat Statistik, Margo Yuwono dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang ditayangkan secara virtual Selasa (30/8).

Jumlah orang miskin juga kembali meningkat saat pemerintah menaikkan harga BBM pada 2013 dan 2014. Tercatat, harga bensin melesat 44,4 persen dan solar naik 22,2 persen pada Juni 2013. Selang setahun, harga bensin kembali naik 30,8 persen dan solar menanjak 36,4 persen.

"Jangan sampai lengah tidak bisa mengendalikan harga di masing-masing daerah bisa berdampak ke tingginya angka kemiskinan," pungkas Margo Yuwono mewanti-wanti.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts