Tzuyang mengungkap mantan kekasihnya telah melakukan penyerangan fisik, ancaman untuk mengungkap video seksual eksplisit hingga mengambil seluruh pendapatannya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Kamis, 11 Juli 2024 - 10:35 WIB
WowKeren - YouTuber Tzuyang mengungkap kisah miris soal dirinya yang dianiaya dan dimanfaatkan mantan kekasihnya selama sekitar 4 tahun. Wanita itu dikenal sebagai salah satu YouTuber mukbang terpopuler di Korea Selatan.
Dalam siaran langsungnya yang berdurasi 45 menit, Tzuyang mengungkap mantan kekasihnya telah melakukan penyerangan fisik, ancaman untuk mengungkap video seksual eksplisit, memaksanya bekerja di bar hingga mengambil seluruh pendapatannya.
Tzuyang juga menghadirkan pengacaranya dari Firma Hukum Taeyeon. Pengacara memberikan bukti penyerangan melalui rekaman suara dan foto. Terlihat berbagai memar dan luka yang ditubuh Tzuyang bekas penganiayaan mantan kekasihnya.
Begitu curhatan Tzuyang ini viral, netizen menyadari bahwa hampir di setiap video mukbangnya, wanita itu memiliki bekas memar. Videonya ketika memanggang samgyeopsal (perut babi) dan pangsit paling menarik perhatian karena lengan dan jarinya dibalut perban.
Dulu, banyak yang mengira itu adalah luka bakar dari panci panggangan. Namun, kini banyak yang menyadari bahwa itu sebenarnya adalah luka-luka fisik yang diterima oleh Tzuyang karena penganiayaan yang dilakukan mantan kekasihnya.
"Wow dia benar-benar dibalut perban, ini mengejutkan[sic!]," tulis seorang netizen. "Tzuyang, oh tidak, pacarnya[sic!]," tambah yang lain. "Ya, aku menyadarinya sekarang, terutama akhir-akhir ini[sic!]," sahut netizen lainnya.
"Di negara lain, mereka akan langsung mencurigai adanya penyerangan ketika mereka melihat memar di lengan. YouTuber besar seperti Tzuyang memiliki semua subscriber ini, tetapi tidak ada yang mengetahui hal ini. Hal ini menunjukkan betapa butanya Korea terhadap perempuan dan pelecehan, kita benar-benar perlu merenungkan ini[sic!]," lanjut netizen lain.
Sementara itu, penderitaan Tzuyang berakhir berkat karyawan agensinya yang akhirnya memberanikan diri untuk melawan dan mendukungnya. Ia lantas melaporkan mantannya ke pihak berwenang dan memulai proses hukum yang sangat melelahkan secara mental.
(wk/amal)