Agensi NewJeans Kritik Cara HYBE Hadapi Tuduhan Plagiat Lagu 'Bubble Gum'
X/NewJeans_ADOR
Musik

Pada Selasa (23/7), agensi NewJeans merilis pernyataan panjang terkait tuduhan plagiat itu. Menurut ADOR, pihaknya dan HYBE seharusnya bekerja sama untuk meminimalkan pemberitaan negatif.

WowKeren - Lagu "Bubble Gum" yang dirilis NewJeans mendapatkan tuduhan plagiat dari band asal Inggris, Shakatak. Agensi NewJeans, ADOR telah membantah tuduhan itu, tetapi pihak Shakatak masih tidak terima dan memilih mengajukan gugatan hukum.

Pada Selasa (23/7), agensi NewJeans merilis pernyataan panjang terkait tuduhan plagiat itu. Agensi menulis, "'Bubble Gum' dan 'Easier Said Than Done' (lagu milik Shakatak) dimulai dengan progresi akord yang berbeda (D Major9 x2- C# minor7- F# minor7), dan bpm serta keseluruhan alur dan suasananya berbeda."

Menurut ADOR, klaim plagiat itu tidak sah karena menyangkut sesuatu yang sederhana seperti melodi yang terdengar serupa. "Hal ini juga sulit untuk diperdebatkan karena merupakan melodi yang populer dalam musik pop dan digunakan bahkan sebelum 'Easier Said Than Done' dirilis," imbuh agensi.

Meskipun keberatan dengan tuduhan plagit itu, ADOR meminta pihak Shakatak memberikan analisis resmi untuk membahas masalah ini lebih lanjut. "Karena tidak ada yang kami sembunyikan, kami akan menjalani proses klarifikasi semuanya secara terbuka," sambung agensi.


Dalam pernyataannya, agensi NewJeans juga mengkritik HYBE yang menangani tuduhan plagiat ini. "Kami juga meragukan cara HYBE menangani pengaduan ini, karena mereka bertanggung jawab atas Humas ADOR, yang mencakup komunikasi dengan pers," ungkap NewJeans.

"Mereka hanya perlu berkomunikasi dengan ADOR terlebih dahulu setelah menerima pengaduan dari Shakatak, tetapi meskipun masalah ini bersifat sangat sensitif, mereka membagikan konten ini dengan departemen lain, sehingga melibatkan lebih banyak orang dalam masalah ini daripada yang diperlukan," sambung agensi.

Menurut ADOR, pihaknya dan HYBE seharusnya bekerja sama untuk meminimalkan pemberitaan negatif. "Mereka tetap bersikap pasif, meskipun kami meminta mereka untuk lebih proaktif," tambah agensi Minji cs. ADOR menegaskan seharusnya HYBE membantu melindungi NewJeans.

"Dan karena HYBE bertanggung jawab atas masalah hukum dan PR, mereka memiliki tanggung jawab untuk melindungi NewJeans dari segala masalah yang mungkin timbul. Meskipun kami telah berulang kali meminta mereka untuk mengubah sistem ini, tidak ada yang berubah," lanjut agensi.

Sementara itu, hubungan antara ADOR dan perusahaan induknya, HYBE kini memang masih berkonflik. Pasalnya, HYBE menuding CEO Min Hee Jin berusaha "memberontak". Hee Jin membantah tuduhan itu dan mengklaim NewJeans mendapat perlakuan tidak adil dari HYBE.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait