Dispatch Akui HYBE Bocorkan Chat Pribadi CEO NewJeans Min Hee Jin dan Dukun
Hankyung
Selebriti

ADOR sudah mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terkait penyebaran chat pribadi yang menurut mereka sudah direkayasa ini. Agensi itu menuntut beberapa petinggi HYBE.

WowKeren - Dispatch baru-baru ini merilis chat pribadi antara CEO ADOR, Min Hee Jin dengan dukun K untuk membahas banyak hal seputar debut NewJeans. Banyak yang bertanya-tanya dari mana media itu bisa mendapatkan informasi pribadi seperti itu.

Kini pada 25 Juli, Dispatch mengungkap bahwa HYBE sendiri yang membocorkan chat pribadi Hee Jin tersebut. "Tangkapan layar KakaoTalk yang muncul dalam artikel ini disediakan oleh HYBE dalam laporan audit mereka yang diserahkan ke lembaga eksternal," ungkap HYBE.

Pernyataan terbaru Dispatch ini langsung banjir komentar netizen yang mengkritik HYBE. "Kecuali kalau orang benar-benar bodoh, apakah HYBE benar-benar mengira orang akan terpengaruh dengan hal ini? Metode mereka sangat BFFR[sic!]," tulis seorang netizen.

"HYBE menjadi sumbernya LOL. Apakah mereka mengirimkannya dan mencoba menyebutnya malpraktik? Lucu sekali LOL[sic!]," tambah yang lain. "Terus? Jadi apakah dia benar-benar melakukan malpraktek?[sic!]," sahut netizen lainnya.


Dispatch Akui HYBE Bocorkan Chat Pribadi CEO NewJeans Min Hee Jin dan Dukun

Source: Dispatch

Di sisi lain, ADOR sudah mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terkait penyebaran chat pribadi yang menurut mereka sudah direkayasa ini. Agensi tersebut langsung menuntut beberapa petinggi HYBE termasuk juga CEO Park Ji Won.

ADOR dalam pernyataannya menyatakan, "Para tergugat telah berulang kali dan secara melawan hukum memperoleh dan membocorkan percakapan pribadi dan informasi pribadi, memanipulasi dan mengeditnya agar sesuai dengan niat mereka."

ADOR juga menyebut kalau para petinggi HYBE itu telah secara paksa mengambil laptop kerja milik staf dengan dalih audit anak perusahaan induk demi memecat Hee Jin dari posisinya sebagai CEO ADOR. Mereka sudah 2 kali melaporkan adanya pelanggaran internal.

"Para tergugat mengedit dan memutarbalikkan percakapan pribadi yang diperoleh untuk membuat dan mendistribusikan siaran pers dengan informasi palsu tentang manajemen dan kinerja Min Hee-jin, sehingga membentuk opini publik yang negatif terhadapnya," tegas ADOR.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait