Jennie menuai banyak protes dari penggemar karena membagikan foto yang memperlihatkan dirinya tengah pamer salah satu merek makanan cepat saji. Tak lama kemudian, ia langsung menghapusnya.
- Marina Larasati
- Kamis, 14 November 2024 - 09:00 WIB
WowKeren - Jennie agaknya begitu memperhatikan pendapat para penggemarnya. Baru-baru ini, member BLACKPINK ini kedapatan membagikan sederet foto saat sedang asyik menikmati makanan cepat saji di Jepang. Sayangnya di antara foto-foto itu, ada beberapa potret yang memperlihatkan Jennie memegang salah satu merek minuman yang saat ini menjadi target boikot masyarakat dunia.
Sontak saja foto-foto tersebut menuai kritik keras dari fans serta para netizen. Mereka beramai-ramai meminta Jennie untuk menghilangkan foto-foto itu dari unggahan yang dibagikan pada Selasa (12/11).
Fans mengungkapkan kekecewaannya di kolom komentar postingan Jennie karena memamerkan logo merek tersebut. Mengingat bahwa ia adalah bintang global besar, menampilkan merek apa pun di media sosialnya biasanya diartikan sebagai dukungan, baik berbayar maupun tidak.
Tampaknya kritik yang semakin meningkat itu telah didengar oleh Jennie. Pasalnya, dua foto yang memperlihatkan dirinya sedang memamerkan merek tersebut kini telah hilang dari unggahan. Banyak fans mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya idol tersebut mengedit salah satu postingannya di Instagram, meskipun ia juga pernah mendapatkan protes atas postingan media sosial sebelumnya.
Atas respons positif Jennie, fans mengaku senang. Kendati mereka masih terus berharap agar Jennie dapat lebih vokal lagi dalam menyuarakan tentang genosida yang sedang berlangsung di Gaza, Palestina.
"Aku baru saja kembali untuk melihat seluruh situasinya, dan aku benar-benar sangat senang bahwa Jennie menyadarinya dan menghapus postingannya karena banyak orang tidak melakukannya. Namun, aku berharap dia berbicara tentang itu karena dia adalah inspirasi bagi jutaan orang, dan ini akan mendorong mereka untuk berbuat lebih baik juga," ujar fans. "Terima kasih Jennie," imbuh yang lain. "Semoga tidak ada lagi kesalahan2 lagi seperti ini," tutur lainnya.
(wk/lara)