HYBE Menghadapi Kontroversi Setelah Pembayaran Hukum yang Mengejutkan
img-s-msn-com.akamaized.net/img-s-msn-com.akamaized.net
Selebriti

HYBE terpaksa membayar ₩25,5 miliar KRW setelah kekalahan hukum dari Min Hee Jin, memicu reaksi netizen.

WowKeren - HYBE, agensi yang menaungi banyak idol K-Pop terkenal, baru-baru ini menjadi sorotan setelah diperintahkan untuk membayar ₩25,5 miliar KRW (sekitar $17,7 juta USD) terkait hasil penjualan saham setelah mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, menggunakan opsi jual. Pada tanggal 25 Februari, HYBE menyetor uang sebesar ₩29,3 miliar KRW (sekitar $20,3 juta USD) ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk mencegah pelaksanaan sementara dari putusan tersebut.

Pada sebelumnya, Pengadilan Distrik Pusat Seoul Divisi Perdata 31 telah memutuskan mendukung Min dalam dua gugatan, yaitu gugatan HYBE yang meminta konfirmasi pemutusan perjanjian pemegang saham dan gugatan Min yang menuntut pembayaran atas hasil penjualan saham. Sebagai respons, HYBE mengajukan banding pada tanggal 19 dan meminta penangguhan pelaksanaan putusan pertama. Permohonan tersebut disetujui oleh Divisi Perdata 17, yang menangguhkan pelaksanaan pembayaran opsi jual sampai pengadilan banding memberikan putusan.

Dalam kasus perdata, pihak yang kalah biasanya dapat meminta penangguhan pelaksanaan untuk mencegah eksekusi putusan sementara. Pengadilan umumnya menyetujui permohonan tersebut dengan syarat jaminan disediakan, biasanya dengan menyetor sejumlah uang tunai atau menyerahkan obligasi jaminan. Namun, pembayaran deposit hukum oleh HYBE berarti bahwa Min Hee Jin tidak akan menerima uang hingga kasus ini diselesaikan, termasuk proses banding. Uang tersebut akan dipegang oleh pengadilan, sehingga HYBE dapat memperoleh waktu tambahan.


Reaksi netizen terhadap langkah ini cukup keras, dengan banyak yang menyebut tindakan HYBE sebagai langkah “pengecut”. Salah satu komentar di media sosial menyatakan, “Ini sangat jelas. Bang benar-benar tidak bisa menurunkan harga dirinya tanpa pertarungan. Bagaimana pun saya melihatnya, Bang tidak layak menjadi pemimpin. Sangat menyedihkan.”

Yang menarik, pada hari yang sama, Min Hee Jin mengadakan konferensi pers dan secara publik mengusulkan untuk mengakhiri semua sengketa hukum dengan HYBE. Ia menyatakan kesediaannya untuk melepaskan haknya atas ₩25,6 miliar KRW (sekitar $17,8 juta USD) terkait opsi jual tersebut, demi membebaskan semua anggota NewJeans dan staf ADOR yang terdampak.

“Sebagai imbalan atas ₩25,6 miliar KRW, saya mengusulkan untuk segera menghentikan semua gugatan perdata dan pidana yang sedang berlangsung serta menyelesaikan semua sengketa. Usulan ini mencakup penghentian semua gugatan dan tuduhan bukan hanya terhadap saya, tetapi juga terhadap anggota NewJeans, mitra outsourcing, mantan karyawan ADOR, dan fandom yang terdampak oleh konflik ini,” ujar Min Hee Jin.

Langkah kontroversial ini menambah ketegangan dalam hubungan antara HYBE dan mantan CEO ADOR, serta semakin memicu perhatian publik terhadap perkembangan kasus ini.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait