Film 'Extraordinary Girl' mengejutkan box office Macau dengan cerita cinta segitiga yang mendalam.
- Kamis, 12 Maret 2026 - 14:36 WIB
WowKeren - Film drama romantis berjudul Extraordinary Girl dengan cepat menjadi perbincangan hangat di Macau setelah dirilis baru-baru ini. Meskipun sebelumnya tidak banyak dikenal, film ini berhasil menarik perhatian banyak penonton berkat alur cerita 18+ yang berani dan dinamika cinta segitiga yang emosional.
Menurut laporan dari China Times, Extraordinary Girl tayang perdana di Macau dan Taiwan pada 5 Maret dan langsung menarik perhatian penonton. Film ini segera menduduki puncak peringkat box office, mendekati pendapatan HKD 1 juta dalam waktu kurang dari seminggu. Melihat tingginya permintaan, beberapa jaringan bioskop dilaporkan menambah jadwal tayang untuk mengakomodasi penonton yang ingin menyaksikan film yang tengah menjadi perbincangan ini.
Diarahkan oleh Xu Xin Xian, Extraordinary Girl mengisahkan perjalanan hidup tiga pasangan wanita di tiga kota berbeda: Macau, Taiwan, dan Hong Kong. Narasi film ini mengikuti perjalanan emosional mereka di berbagai tahap kehidupan, mengeksplorasi bagaimana identitas, hubungan, dan pilihan pribadi berkembang seiring waktu. Cerita dimulai dengan kebingungan dan kesadaran seorang remaja berusia 17 tahun yang menemukan perasaannya untuk pertama kali, dilanjutkan dengan perjalanan penemuan diri seorang wanita berusia 22 tahun yang sedang belajar di luar negeri, dan diakhiri dengan perspektif seorang wanita berusia 34 tahun yang menghadapi kehidupan dewasa dan hubungan yang rumit.
Salah satu alur cerita yang paling banyak dibicarakan dalam film ini berfokus pada karakter Han Ning, Chen Meng Qi, dan Deng Tao. Dinamika rumit antara mereka berkembang menjadi cinta segitiga yang menyakitkan, membuat karakter-karakter tersebut merasa tidak pasti tentang masa depan mereka sambil menghadapi emosi pribadi masing-masing. Konfrontasi tegang dan adegan emosional antara ketiga tokoh utama menjadi bahan perbincangan utama di kalangan penonton setelah perilisan film ini.
Aktris Han Ning, yang memerankan salah satu tokoh kunci dalam cerita, sebelumnya merupakan lulusan dari Taipei First Girls High School yang bergengsi sebelum melanjutkan studi di National Yang Ming University. Dikenal dengan citra yang murni dan muda, Han Ning telah mendapatkan pengakuan di industri dan dinominasikan sebagai Aktris Terbaik dalam Film Pendek di Penghargaan Golden Bell ke-60.
Dalam Extraordinary Girl, Han Ning berbagi sejumlah adegan intim dengan lawan mainnya, Deng Tao. Aktris ini mengungkapkan bahwa produksi film tersebut menyewa seorang koordinator intim profesional untuk membimbing proses pengambilan gambar. Dengan bantuan koordinator tersebut, para aktor secara bertahap membangun kepercayaan dan berlatih koreografi setiap adegan sebelum syuting dimulai.
“Kami berlatih setiap gerakan dengan sutradara sebelumnya, sehingga saat kamera mulai merekam, kami bisa lebih fokus pada emosi dan penceritaan,” jelas Han Ning.
Selain alur cerita romantisnya, Extraordinary Girl juga menyentuh tema yang lebih dalam terkait identitas, kerentanan emosional, dan label yang diberikan masyarakat kepada individu. Eksplorasi film ini mengenai cinta, kebingungan, dan penemuan diri telah memicu diskusi yang terus berlanjut di kalangan penonton, membantu film ini mendapatkan momentum yang tidak terduga di box office hanya beberapa hari setelah perilisannya.
(wk/timw)