Ji So-yeon minta maaf setelah video perjalanan ke Jepang dirilis menjelang Hari Kemerdekaan Korea.
- Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:44 WIB
WowKeren - Aktris Ji So-yeon baru-baru ini meminta maaf kepada publik setelah video perjalanan pribadinya ke Jepang diterbitkan menjelang Hari Gerakan Kemerdekaan Korea pada 1 Maret. Video tersebut menjadi sumber kontroversi karena dianggap tidak sensitif terhadap makna penting hari bersejarah bagi bangsa Korea.
Pada 2 Maret, Ji So-yeon mengungkapkan permohonan maafnya melalui akun media sosial. Ia menyatakan, 'Saya mengambil serius banyak opini yang telah Anda kirimkan terkait video perjalanan saya ke Jepang yang diunggah pada akhir Februari.' Ia juga menambahkan, 'Video yang dimaksud adalah konten yang mendokumentasikan perjalanan saya pada 11 Februari, namun saya mengakui bahwa saya kurang mempertimbangkan makna waktu pengunggahan tersebut. Saya sungguh minta maaf karena tidak dapat melihatnya dengan lebih hati-hati.'
Ji So-yeon juga bertanggung jawab atas reaksi publik, dengan mengatakan, 'Ini adalah video yang mendokumentasikan kehidupan sehari-hari saya, tetapi terlepas dari niat saya, saya percaya sepenuhnya adalah tanggung jawab saya jika menyebabkan ketidaknyamanan dan kekecewaan karena waktu pengunggahan. Saya minta maaf sekali lagi.'
Keputusan untuk mengunggah vlog tersebut sepenuhnya diambil oleh Ji So-yeon, meskipun banyak kritik juga ditujukan kepada rekan perjalanannya, Yang Mi-ra. Ia menegaskan, 'Saya sangat merasa berat di hati karena kritik juga menyasar Mira, yang bepergian bersama saya. Keputusan untuk mengunggah dan merilis sepenuhnya adalah milik saya, dan Mira, yang bepergian bersama saya, tidak memiliki pengetahuan tentang semua ini. Saya sangat minta maaf kepada Mira, dan saya berharap tidak ada yang terluka karena ini.'
Di akhir pernyataannya, Ji So-yeon berjanji untuk lebih bertanggung jawab di masa depan, 'Melalui insiden ini, saya telah menyadari bahwa saya harus bertindak lebih hati-hati dan bertanggung jawab. Mulai sekarang, saya akan lebih mempertimbangkan konteks sosial dan waktu dalam semua proses perencanaan dan peluncuran konten. Saya akan menerima kritik yang telah Anda kirimkan dengan rendah hati.'
Kontroversi ini bermula ketika Ji So-yeon mengunggah video di saluran YouTube-nya pada 28 Februari yang menunjukkan dirinya dan Yang Mi-ra saat berkunjung ke Takamatsu, Jepang. Akibat backlash yang terjadi, video tersebut kini telah diatur menjadi privat.
Menurut MK, insiden ini menunjukkan betapa sensitifnya masyarakat Korea terhadap peringatan sejarah, terutama Hari Gerakan Kemerdekaan, dan bagaimana figur publik perlu lebih mempertimbangkan konteks sosial saat membagikan informasi pribadi.
(wk/timw)