Kronologi Kasus Pembunuhan Berantai Kim Soyoung: Tiga Korban Baru Ditemukan
Instagram/Kim Soyoung/Instagram
Selebriti

Kim Soyoung terungkap memiliki tiga korban tambahan dalam kasus pembunuhan berantai di Gangbuk.

WowKeren - Kasus pembunuhan berantai yang melibatkan Kim Soyoung kini semakin mencengangkan setelah pihak kepolisian mengkonfirmasi penemuan tiga korban tambahan. Pengumuman ini disampaikan pada 16 Oktober oleh seorang pejabat dari National Office of Investigation dalam konferensi pers di markas besar Kepolisian Nasional Korea, Seodaemun-gu, Seoul.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa Kim Soyoung kini dihadapkan pada tuduhan baru atas luka yang dialami oleh ketiga korban tersebut. Menurut hasil forensik dari National Forensic Service, jenis obat psikotropika yang sama ditemukan pada korban sebelumnya juga terdeteksi pada salah satu dari ketiga korban baru ini.

Sementara itu, hasil forensik untuk dua korban lainnya masih menunggu, dan tidak ada jejak obat yang ditemukan di salah satu dari mereka. Polisi mencurigai bahwa tidak adanya jejak obat pada salah satu korban mungkin disebabkan oleh waktu yang sudah cukup lama sejak kejadian tersebut. Ketiga korban baru ini diduga telah menerima dan mengonsumsi minuman yang mengandung obat dari Kim Soyoung antara bulan Oktober tahun lalu hingga Januari tahun ini di beberapa lokasi di Seoul, termasuk Seocho-gu dan Gangbuk-gu.

Dengan penemuan ini, jumlah total pria yang menjadi target Kim Soyoung meningkat menjadi enam orang, termasuk dua korban yang meninggal dan satu yang mengalami luka-luka. Kim Soyoung sebelumnya telah ditangkap dengan tuduhan memberikan minuman berbahaya yang mengandung obat golongan benzodiazepine kepada pria yang sedang mabuk, menyebabkan dua kematian dan satu cedera. Ia awalnya ditahan dengan tuduhan menyebabkan cedera yang mengakibatkan kematian, namun penyelidikan selanjutnya mengungkap bahwa Kim Soyoung pernah mengajukan pertanyaan kepada AI seperti, 'Apakah seseorang bisa mati jika mengonsumsi obat tidur setelah minum alkohol?'


Selama proses penyelidikan, Kim Soyoung juga dilaporkan mengakui, 'Saya tahu bahwa mengonsumsi obat saat minum alkohol itu berbahaya,' yang bertentangan dengan pernyataannya sebelumnya. Akibatnya, Kim Soyoung kini dihadapkan pada tuduhan pembunuhan. Jaksa menganggap tindakan Kim Soyoung sebagai kejahatan yang direncanakan tanpa motif yang jelas dan telah mengajukan dakwaan terhadapnya.

Sidang perdana untuk Kim Soyoung dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Distrik Utara Seoul pada tanggal 9 November mendatang pukul 15.30 KST. Sementara itu, pihak kejaksaan baru-baru ini menggelar Komite Pengungkapan dan merilis nama, wajah, serta usia Kim Soyoung, yang sebelumnya tidak diumumkan oleh polisi. Seorang pejabat kepolisian menjelaskan bahwa identitasnya tidak diungkap lebih awal karena 'tersangka membantah tuduhan dan periode penyelidikan penahanan hanya sepuluh hari, sehingga sulit untuk memastikan bahwa syarat hukum dari Undang-Undang Pengungkapan Informasi Tersangka terpenuhi.'

Reaksi publik terhadap kasus ini sangat beragam. Banyak yang merasa ngeri dan mempertanyakan motif di balik tindakan Kim Soyoung. Beberapa komentar di media sosial menyatakan, 'Apakah dia sudah gila? Dia melakukan semua ini dalam waktu yang begitu singkat?' dan 'Sungguh menakutkan jika dia tidak tertangkap, berapa banyak nyawa lagi yang akan melayang?'

Kasus ini terus menarik perhatian masyarakat, terutama mengingat usia Kim Soyoung yang masih muda. Pada usia 20 tahun, dia sudah terlibat dalam tindakan yang sangat keji. Publik berharap keadilan dapat ditegakkan dan semua korban mendapatkan haknya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait