Baran Alper Bardar, pemain muda Istanbulspor, meninggal dunia setelah lama berjuang melawan kanker.
- Selasa, 17 Maret 2026 - 07:05 WIB
WowKeren - Baran Alper Bardar, seorang pemain sepak bola berusia 20 tahun yang menjanjikan dari klub Istanbulspor, telah meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam di kalangan rekan-rekannya dan pecinta sepak bola di Turki.
Tim Istanbulspor mengumumkan berita duka ini melalui pernyataan resmi, menyatakan, "Dengan hati yang berat, kami mengucapkan selamat tinggal kepada Bardar yang kami cintai. Dia telah berjuang melawan penyakit ini selama waktu yang lama dan meninggalkan kami dengan kepribadian yang hangat, dedikasi, dan senyuman ceria." Dalam pernyataan tersebut, mereka juga menyampaikan harapan agar nama Bardar akan tetap dikenang dalam komunitas tim.
Kisah perjuangan Bardar diketahui banyak orang setelah rekan-rekannya melakukan video call untuk merayakan gol yang dicetak dalam pertandingan, mengangkat jersey-nya, dan mengungkapkan dukungan mereka dengan pesan "Kami selalu bersamamu." Momen ini sangat mengharukan dan menunjukkan kedekatan yang kuat di antara mereka, menginspirasi banyak fans untuk berharap kesembuhan bagi Bardar.
Sayangnya, meskipun dukungan yang diberikan oleh tim dan penggemar, Bardar tidak dapat melawan penyakitnya. Dia dikenal sebagai bek tengah yang memiliki potensi besar dan baru saja memulai karirnya di Liga Super Turki dengan debut pada musim 2023-24. Dia juga diharapkan menjadi kandidat untuk tim nasional di masa depan setelah tampil mengesankan saat melawan klub besar seperti Fenerbahçe.
Selama perjalanan karirnya yang singkat, Bardar hanya mencatatkan tiga pertandingan resmi di level senior. Namun, kehadirannya di lapangan memberikan harapan besar bagi tim dan penggemar. Sayangnya, perjuangan melawan penyakit yang tiba-tiba menghalangi langkahnya menuju kesuksesan.
Selama masa perawatannya, Bardar tetap berhubungan dengan rekan-rekannya dan tidak kehilangan semangatnya, yang menjadi inspirasi bagi banyak orang. Pada hari pemakaman yang dilaksanakan pada hari Minggu, banyak rekan pemain dan orang-orang yang terlibat dalam sepak bola hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Bardar, mengenang hidupnya yang singkat namun penuh arti.
Meski kita tidak akan melihatnya lagi bermain di lapangan, pemain Istanbulspor bertekad untuk mengenang Bardar dengan mengukir namanya di hati mereka saat melanjutkan sisa musim. Dukungan dari para penggemar pun terus mengalir, dengan harapan agar Bardar kini dapat beristirahat dengan tenang, tidak lagi merasakan sakit di surga.
(wk/timw)