Pelatih Park Tae Ha ungkap kekecewaan setelah kekalahan melawan FC Seoul di K League 2026.
- Kamis, 19 Maret 2026 - 10:40 WIB
WowKeren - Pelatih Pohang Steelers, Park Tae Ha, menunjukkan reaksi emosionalnya setelah timnya mengalami kekalahan 0-1 dari FC Seoul dalam pertandingan K League 2026 yang berlangsung pada 18 Maret di Pohang Steel Yard. Meskipun dikenal sebagai sosok yang tenang, kali ini Park melontarkan pernyataan tegas terkait insiden kartu merah yang diterima pemainnya, Tranziska.
Dalam pertandingan tersebut, Pohang Steelers berupaya mencari kemenangan setelah dua pertandingan sebelumnya berakhir imbang. Namun, mereka harus menghadapi kesulitan ketika kebobolan gol di menit ketiga oleh Cho Young Wook. Situasi semakin memburuk ketika Tranziska diusir dari lapangan akibat akumulasi kartu kuning di menit tambahan babak pertama, membuat Pohang bermain dengan sepuluh pemain.
Setelah pertandingan, Park Tae Ha menyampaikan, "Tujuan kami adalah menang dan meraih tiga poin. Namun, dengan kartu merah yang tidak terduga, semua impian kami hancur. Ini adalah tindakan yang seharusnya tidak dilakukan, yang mengecewakan tim dan para penggemar."
Tranziska adalah pemain baru yang bergabung dengan Pohang dari Schwäbisch Hall pada musim dingin ini. Menanggapi kartu merahnya, Park menyatakan bahwa masalah yang dihadapi bukan hanya soal adaptasi di liga, tetapi merupakan masalah mendasar. "Ini adalah pelanggaran yang tidak dapat diterima di mana pun di dunia. Situasi ini harus mendapat sanksi yang tepat," tambahnya dengan tegas.
Meskipun memberikan kritik terhadap Tranziska, Park juga mengapresiasi usaha pemain lainnya yang tetap berjuang meskipun dalam keadaan kekurangan pemain. "Dalam situasi tanpa satu pemain, mereka menunjukkan semangat yang luar biasa. Meskipun jumlah kami kurang, mereka berjuang untuk tidak kebobolan lebih banyak gol dan berusaha menciptakan peluang. Tentu saja, jika kami bisa mencetak gol di momen penting, itu akan lebih baik. Meskipun ada kekecewaan, usaha maksimal dari semua pemain adalah hal yang positif," ujarnya.
Pohang Steelers di bawah asuhan Park Tae Ha memang dikenal sebagai tim yang lambat memulai musim. Meskipun hasil awal kurang memuaskan, ada harapan bahwa mereka akan bersaing di papan atas pada akhir musim. Meskipun saat ini belum meraih kemenangan di tiga pertandingan pertama, Park tetap optimis dengan pernyataannya, "Saya tidak suka dengan label lambat memulai. Mendengar hal itu saja sudah terasa menyakitkan. Kekalahan ini tentunya sangat menyedihkan, terutama di kandang sendiri di hadapan para penggemar. Kami perlu segera mengatasi situasi ini dan berusaha untuk bangkit kembali."
(wk/timw)