Kisah Haru Takuya Mencari Ayah Kandung Setelah 25 Tahun Terpisah
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Takuya berbagi perjalanan emosional mencari ayah kandungnya di 'Salimnam'.

WowKeren - Dalam episode terbaru program KBS2 'Salimnam' yang tayang pada 28 Maret 2026, Takuya mengungkapkan perjalanan emosionalnya dalam mencari ayah kandung setelah terpisah selama 25 tahun. Sejak pertemuannya dengan ibunya bulan lalu, kerinduan Takuya terhadap ayahnya yang hilang semakin mendalam.

“Ibu bilang dia sudah membuang semua foto ayah saya, tapi saya menemukan satu foto yang masih ada. Ayah sekarang berusia 71 tahun, dan saya ingin tahu apakah dia masih hidup,” ungkap Takuya dengan penuh harap.

Dengan hanya berbekal foto dan beberapa informasi mengenai nama serta tempat tinggal ayahnya, Takuya berangkat ke Hokkaido, Jepang. Setelah melakukan penyelidikan, ia berhasil menemukan petunjuk yang mengarah ke Tokyo, tempat ayahnya diduga tinggal. Namun, semakin dekat dengan tujuan, Takuya semakin gelisah. “Saya membayangkan perasaan saya jika bertemu atau tidak bertemu ayah. Jika dia hidup sendirian, saya tidak tahu apa yang akan saya rasakan,” ujarnya.

Setelah mencari, Takuya akhirnya menemukan gedung tempat ayahnya tinggal. Melihat kondisi bangunan yang tidak terlihat baik dan kecil, perasaannya campur aduk. “Gedung ini terlihat tidak nyaman, seperti tempat tinggal yang tidak biasa. Saya khawatir tentang kesehatan ayah saya,” jelasnya dengan nada cemas.


Setelah mendengar bahwa ayahnya tinggal di sebuah gedung yang digunakan sebagai asrama untuk pengantar surat kabar, Takuya berbincang dengan salah satu penghuni untuk mencari tahu lebih lanjut. “Ketika saya memberitahu dia bahwa saya adalah anaknya, dia berkata ayah saya sering membicarakan saya,” katanya sambil merenung.

Tiba-tiba, ayah Takuya muncul dan langsung mengenalinya. Dengan air mata di wajahnya, ayahnya berkata, “Maafkan saya,” sambil tidak bisa menahan rasa sedihnya. “Saya berharap suatu saat kalian akan mencari saya. Saya seharusnya mencari kalian lebih awal, tetapi saya tidak pernah membayangkan hari ini akan datang,” ungkapnya penuh penyesalan.

Meski terpisah lama, ayah Takuya masih mengingat hari lahir anak-anaknya. “Saya mungkin terdengar bodoh, tetapi saya mengingat semuanya. Saya sangat minta maaf,” ucapnya. Saat Takuya memberikan foto dirinya dan saudara perempuannya, sang ayah terlihat sangat berterima kasih dan tidak bisa berkata-kata. Mereka berbagi foto-foto lama, saling mengungkapkan rasa penyesalan yang mendalam.

Setelah pertemuan singkat itu, saat Takuya hendak pergi, ayahnya memberikan sedikit uang saku sebagai tanda kasih sayang dan menggenggamnya dalam pelukan hangat. Takuya tidak bisa menahan air mata setelah berpisah dengan ayahnya. “Saya ingin menunjukkan kepada ayah bahwa saya sudah tumbuh dewasa. Saya ingin menunjukkan bahwa saya kuat,” ujarnya sambil menahan tangis.

Di akhir episode, Takuya membacakan surat yang ditulisnya untuk ayahnya, yang berhasil menyentuh hati banyak penonton.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!