Kekalahan Korea Selatan membuat fans menginginkan pelatih Gus Poyet kembali.
- Kamis, 02 April 2026 - 07:37 WIB
WowKeren - Kekalahan Korea Selatan dari Austria dalam laga A-match pada 1 April 2026 telah memicu kemarahan di kalangan penggemar sepak bola. Di bawah kepemimpinan pelatih Hong Myung Bo, tim nasional mengalami performa buruk, kalah 0-1 setelah menerima gol dari Marcel Sabitzer di menit ke-48. Kekalahan ini menambah daftar hasil negatif setelah sebelumnya Korea Selatan juga kalah 0-4 dari Pantai Gading.
Performa buruk ini menyebabkan banyak penggemar mulai mempertanyakan kebijakan kepelatihan Hong Myung Bo, terutama saat ia terus melakukan eksperimen taktik yang dinilai tidak efektif. Dalam wawancara setelah pertandingan, Hong hanya menyatakan, "Kami melakukan eksperimen dan menemukan beberapa elemen positif, serta akan mencari titik perbaikan." Namun, jawaban ini tidak memuaskan banyak penggemar yang berharap untuk melihat rencana permainan yang lebih jelas menjelang Piala Dunia 2026.
Ketidakpuasan ini membuat nama Gus Poyet, yang pernah menjadi kandidat pelatih timnas, kembali muncul. Poyet, yang memiliki pengalaman melatih di Premier League dengan Sunderland dan Brighton & Hove Albion, menunjukkan keinginan kuat untuk melatih Korea Selatan pada tahun 2024, tetapi akhirnya posisi tersebut diambil oleh Hong Myung Bo.
Sejak saat itu, Hong Myung Bo tidak berhasil mendapatkan kepercayaan dari penggemar. Sementara itu, Poyet melatih Jeonbuk Hyundai di K-League 1 dan berhasil membawa timnya meraih gelar ganda, termasuk K-League 1 dan Korea Cup, setelah sebelumnya menghadapi masa sulit dengan tim yang terdegradasi. Keberhasilan ini membuat banyak penggemar percaya bahwa Poyet seharusnya dipilih untuk memimpin timnas Korea.
Meski tidak ada yang bisa memprediksi hasil jika Poyet diangkat, banyak penggemar meyakini bahwa kinerja tim bisa lebih baik. Kepercayaan yang hilang terhadap Hong Myung Bo semakin terlihat, dan suara-suara untuk mengubah kepemimpinan pelatih terus menguat di kalangan penggemar.
(wk/timw)