FC Seoul gagal meraih kemenangan kelima berturut-turut setelah imbang melawan FC Anyang.
- Senin, 06 April 2026 - 05:08 WIB
WowKeren - FC Seoul mengalami kekecewaan setelah gagal meraih kemenangan kelima berturut-turut dalam kompetisi K League 1 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung pada 5 April 2026 di Stadion Anyang, FC Seoul dan FC Anyang harus puas berbagi poin setelah berakhir dengan skor 1-1. Pelatih Kim Ki Dong mengungkapkan bahwa ketidakberhasilan ini adalah hasil dari kesalahan tim dan staf pelatih.
Seoul sempat unggul lebih dulu berkat gol dari Klimalar menjelang akhir babak pertama. Namun, pertahanan yang diharapkan solid justru mengalami kebobolan akibat kesalahan dalam marking pada saat sebuah set piece. Pada menit ke-78, FC Anyang berhasil menyamakan kedudukan setelah Ayilton mencetak gol dari sundulan kepala tanpa ada penjagaan dari pemain lawan.
Kim Ki Dong mengakui, “Kami sudah mempersiapkan pertahanan untuk set piece dengan baik, tetapi pada akhirnya kami kebobolan. Ini jelas menjadi tanggung jawab saya dan staf pelatih.” Ia juga menjelaskan bahwa komunikasi dalam tim saat melakukan pergantian pemain tidak berjalan dengan baik, yang mengakibatkan kebingungan di lapangan.
“Ayilton bukanlah pemain yang tinggi, sehingga mungkin kami tidak terlalu memperhatikannya. Ini adalah kesalahan dari bench,” tambah Kim Ki Dong mengungkapkan penyesalan atas kebobolan tersebut.
FC Seoul seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik setelah gol Klimalar. Pelatih mengingatkan bahwa mereka harus bisa melewati momen sulit ini dan berupaya untuk kembali ke jalur kemenangan. “Kami harus bisa mengatasi situasi ini. Saya merasakan ada tekanan di antara pemain, tetapi kami harus tetap fokus,” ujarnya.
Setelah hasil imbang ini, FC Seoul akan menghadapi serangkaian pertandingan sulit melawan tim-tim kuat seperti Jeonbuk Hyundai, Ulsan Hyundai, dan Daejeon Hana Citizen, yang merupakan calon juara. Kim Ki Dong optimis bahwa timnya dapat belajar dari pengalaman ini dan tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya, meskipun ia menyadari bahwa tidak ada jaminan untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.
“Kami tidak bisa berharap untuk menang dalam 33 pertandingan. Jika kami melawan tim kuat, ada kemungkinan kami kalah, dan melawan tim yang lebih lemah, tidak ada jaminan kami menang. Saya melihat ini sebagai tantangan yang menarik bagi kami,” pungkasnya dengan harapan akan performa yang lebih baik di masa depan.
(wk/timw)