Tiger Woods mengalami masalah hukum akibat insiden DUI, mundur dari aktivitas golf untuk perawatan.
- Selasa, 07 April 2026 - 05:04 WIB
WowKeren - Tiger Woods, legenda golf dunia, saat ini tengah menghadapi masalah hukum serius setelah terlibat insiden mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) di Florida. Kecelakaan tersebut terjadi pada 30 Maret 2026, saat ia mengemudikan SUV dan menabrak sebuah truk trailer. Meskipun tidak terdeteksi alkohol dalam tubuhnya, Woods ditemukan berada di bawah pengaruh obat-obatan, yang menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar dan rekan-rekannya.
Akibat insiden ini, Tiger Woods mengumumkan bahwa ia akan menghentikan semua aktivitasnya untuk fokus pada perawatan. Hal ini menjadi pukulan berat mengingat Woods telah absen dari turnamen Masters selama dua tahun berturut-turut, setelah sebelumnya tidak dapat berpartisipasi akibat cedera Achilles tahun lalu. Kini, insiden ini menambah daftar panjang masalah yang harus dihadapi oleh golfer berusia 50 tahun tersebut.
Rekan sesama golfer, Jason Day, memberikan tanggapan yang cukup mendalam tentang situasi Woods. Dalam komentarnya, ia menyatakan, “Woods juga manusia seperti kita, dan semua orang bisa mengalami kesulitan. Namun, tindakan yang dapat membahayakan orang lain adalah tindakan yang egois.” Day mengungkapkan bahwa ia tetap mengagumi Woods sebagai idolanya, tetapi merasakan kesedihan melihatnya berada dalam situasi yang sulit. “Saya berharap dia dapat melewati masa sulit ini,” tambahnya.
Situasi Woods semakin rumit ketika ia menolak untuk menjalani tes urine, yang semakin memperburuk citranya di mata publik dan media. Sejumlah kritikus, termasuk legenda golf Nick Faldo, menegaskan pentingnya Woods untuk mempertanggungjawabkan tindakannya. Faldo berkomentar, “Kita perlu khawatir tentang Woods, tetapi kita juga harus menuntut tanggung jawab atas tindakan ini. Ini bukan masalah yang bisa diabaikan.”
Dengan ketidakhadiran Woods di Masters, turnamen ini akan tercatat sebagai momen bersejarah, di mana ia dan Phil Mickelson tidak akan berpartisipasi, yang merupakan pertama kalinya sejak 1994. Woods, yang mencatatkan namanya dalam sejarah golf dengan menjadi juara termuda Masters pada usia 21 tahun dan meraih lima jaket hijau, kini harus berjuang untuk memulihkan diri dari rentetan masalah yang melandanya.
Dalam pernyataan terakhirnya, Woods menegaskan bahwa ia akan mengambil waktu yang diperlukan untuk fokus pada kesehatan mental dan fisiknya. “Saya sedang dalam proses pemulihan dan berharap dapat kembali ke lapangan golf secepatnya,” katanya dengan penuh harapan. Dengan dukungan dari banyak rekan dan penggemar, kita semua berharap yang terbaik untuk Tiger Woods dalam perjalanan rehabilitasinya ini.
(wk/timw)