Sean Dyche mengungkap alasannya menolak tawaran sebagai pelatih Tottenham meski ada iming-iming besar.
- Jumat, 10 April 2026 - 06:33 WIB
WowKeren - Sean Dyche, mantan pelatih Everton dan Burnley, mengungkapkan bahwa meskipun ada tawaran untuk menangani Tottenham Hotspur, ia tidak akan menerima posisi tersebut. Dalam wawancara yang disiarkan pada 10 April 2026, Dyche menyatakan bahwa ia tidak pernah dihubungi oleh pihak Tottenham.
Dyche menjadi sorotan setelah Tottenham mengalami kesulitan di liga, berada di ambang degradasi. Meskipun ia dianggap kandidat yang cocok untuk mengisi kursi pelatih, Dyche menjelaskan bahwa alasan ia tidak tertarik bukan hanya karena tawaran yang tidak kunjung datang, tetapi lebih kepada situasi klub yang tidak stabil.
“Saya tidak pernah menerima kontak dari Tottenham. Bahkan jika mereka menawarkan jumlah yang sangat besar untuk menjadi pelatih, saya tetap tidak akan menerima,” ungkap Dyche dalam program 'Talksport'.
Ia melanjutkan, “Keterkaitan saya dengan Tottenham tidak ada hubungannya dengan kebutuhan, itu hanya kebetulan. Saya menghabiskan banyak waktu di London karena alasan pribadi, dan saat posisi pelatih Tottenham kosong, kebetulan saya berada di sana.”
Dyche juga menekankan bahwa banyak spekulasi yang beredar tidak berdasar dan mengganggu. “Memang Tottenham adalah klub yang hebat, tetapi tidak bisa disimpulkan hanya karena saya berada di kota yang sama,” tambahnya.
Ditanya mengenai adanya percakapan yang nyata dengan manajemen Tottenham, Dyche dengan tegas menjawab, “Tidak ada.” Ia juga mempertanyakan apa yang bisa ia dapatkan jika bergabung dengan klub tersebut. “Jika saya bisa menyelamatkan klub dari degradasi, tetapi tidak bisa membawa mereka ke posisi empat besar dan tidak bisa menunjukkan permainan yang mereka inginkan, saya akan dianggap pelatih yang buruk dan diusir. Jika saya gagal dalam mencegah degradasi, nama saya akan dikenang sebagai pelatih yang menurunkan Tottenham ke divisi bawah, dan itu tidak baik bagi saya,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan menerima kompensasi besar jika ia gagal, Dyche menjawab dengan nada santai, “Saya tidak kelaparan akan uang. Saya sudah mengumpulkan cukup uang.”
Saat ini, Tottenham memang berada di posisi kritis di Premier League, dengan hanya meraih satu kemenangan dari beberapa pertandingan musim ini. Mereka terancam degradasi, hanya terpaut satu poin dari West Ham United. Jika mereka tidak segera memperbaiki performa, mereka bisa terlempar ke Championship musim depan.
Situasi ini membuat posisi pelatih Tottenham dianggap sebagai 'cawan beracun' yang penuh risiko. Saat ini, kursi pelatih dipegang oleh Roberto De Zerbi, tetapi masa depan klub tetap tampak tidak pasti.
(wk/timw)