Andy Robertson bersiap meninggalkan Liverpool dan merapat ke Tottenham, tapi hanya jika klub tersebut tidak terdegradasi.
- Minggu, 12 April 2026 - 07:42 WIB
WowKeren - Andy Robertson, bek kiri berpengalaman Liverpool, dikabarkan akan meninggalkan klub setelah sembilan tahun berkarier di Anfield. Destinasi yang paling mungkin adalah Tottenham Hotspur, namun ada syarat penting yang harus dipenuhi sebelum kepindahan ini dapat terwujud.
Menurut laporan dari Fabrizio Romano, pada 11 April 2026, Robertson dan pihak Tottenham telah mencapai kesepakatan lisan mengenai transfer ini. Namun, kesepakatan tersebut bergantung pada status Tottenham di Premier League. Robertson, yang akan menjadi agen bebas pada Juni 2026, hanya akan bergabung jika Tottenham tetap bertahan di liga utama Inggris.
Keputusan Robertson untuk meninggalkan Liverpool menandai akhir dari era yang bersejarah bagi klub. Bergabung dari Hull City dengan nilai transfer yang terbilang rendah, ia telah berkembang menjadi salah satu pemain kunci di bawah asuhan Jurgen Klopp. Selama sembilan tahun, Robertson telah tampil dalam 373 pertandingan dan mengangkat sembilan trofi bergengsi, termasuk Premier League dan Liga Champions UEFA.
Di era modern sepak bola, Robertson diakui sebagai salah satu bek yang mengubah peran fullback dengan kontribusi serangan yang signifikan, mencatatkan 56 assist di Premier League dan berkolaborasi dengan Trent Alexander-Arnold untuk menciptakan salah satu sisi serangan paling mematikan di Eropa.
Namun, situasi saat ini berbeda. Di bawah pelatih Arne Slot, terjadi pergantian generasi yang mengakibatkan posisi Robertson semakin terdesak. Ia hanya mendapatkan enam kali kesempatan tampil sebagai starter di musim ini, yang membuatnya memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Penawaran dari Tottenham menjadi menarik, terutama karena klub tersebut saat ini mengalami masalah di lini pertahanan. Dengan banyaknya pemain muda yang kurang pengalaman dan mengalami cedera, kehadiran veteran seperti Robertson bisa menjadi solusi untuk memperbaiki stabilitas tim. Selain itu, sebagai pemain yang bisa didapatkan secara gratis, ini menjadi keuntungan besar bagi Tottenham.
Namun, tantangan terbesar bagi Tottenham adalah performa mereka di liga. Saat ini, mereka terjebak di peringkat 18 dan berada di zona degradasi. Jika mereka tidak berhasil keluar dari posisi tersebut dan terdegradasi ke Championship, kemungkinan untuk mendapatkan Robertson akan sirna. Diketahui bahwa Robertson tidak berminat bermain di Championship.
Robertson sudah membuat keputusannya, dan kini tinggal menunggu apakah Tottenham bisa membuktikan diri untuk tetap bertahan di Premier League. Jika tidak, maka peluang untuk melihat Robertson mengenakan seragam Tottenham akan lenyap.
(wk/timw)