Edwin Díaz mengalami penurunan kecepatan fastball, LA Dodgers mulai waspada.
- Senin, 13 April 2026 - 09:08 WIB
WowKeren - LA Dodgers saat ini menghadapi kekhawatiran terkait penurunan kecepatan fastball yang dialami oleh Edwin Díaz, reliever baru yang didatangkan dengan kontrak besar menjelang musim 2026. Ini menjadi perhatian serius bagi tim, terutama menjelang awal kompetisi. Manajer Dave Roberts mengungkapkan, meskipun Díaz merasa baik-baik saja, angka dari radar menunjukkan adanya masalah yang perlu diselidiki.
Dalam enam pertandingan awal musim ini, Díaz mencatatkan rata-rata kecepatan fastball sebesar 95.8 mil per jam (sekitar 154.2 km/jam), yang merupakan penurunan dibandingkan dengan rata-rata 97.2 mil per jam yang dicatatkan selama bermain untuk New York Mets tahun lalu. Roberts menegaskan, "Perbedaan 2 mil per jam bukanlah perubahan yang sepele," yang menunjukkan betapa seriusnya situasi ini.
Akibat penurunan performa ini, Dodgers mengambil langkah hati-hati dengan tidak memaksakan Díaz untuk tampil dalam beberapa pertandingan melawan Texas Rangers. Meskipun saat ini belum ada rencana untuk memasukkannya ke dalam daftar cedera, tim tetap waspada dan melakukan analisis yang mendalam.
Díaz sendiri tampak tenang dan tidak terlalu khawatir. Dia menyatakan, "Saya merasa baik. Pada awal musim, kecepatan biasanya meningkat perlahan," dan mengingatkan bahwa ini adalah pola yang sering terjadi. Dia juga menambahkan bahwa setelah mengalami cedera lutut di World Baseball Classic 2023, kecepatan fastballnya memang cenderung rendah di awal musim namun biasanya akan kembali normal seiring berjalannya waktu.
Meskipun ada kekhawatiran terhadap performa Díaz, catatan statistiknya menunjukkan bahwa dia masih mampu mengumpulkan empat penyelamatan, meski juga mencatatkan satu blown save di mana dia kebobolan tiga run saat melawan Texas. Dalam pertandingan tersebut, hanya tiga dari 23 lemparannya yang mencapai kecepatan lebih dari 95.8 mil per jam.
Dengan situasi ini, Dodgers tidak ingin terburu-buru. Tim bullpen saat ini menunjukkan performa yang stabil dengan rata-rata earned run average (ERA) 3.60. Pemain seperti Blake Treinen dan Alex Vesia telah mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan, dan Tanner Scott, yang sebelumnya menjadi closer di musim lalu, juga siap untuk dimanfaatkan dalam situasi tertentu, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan bullpen.
Roberts menambahkan, "Meskipun pemain ingin berkontribusi, kadang-kadang hal itu justru bisa menjadi bumerang. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengelolaan yang hati-hati terhadap situasi ini." Dengan demikian, LA Dodgers berharap agar Edwin Díaz dapat segera kembali ke performa terbaiknya dan membantu tim mencapai target musim ini.
(wk/timw)