Tragedi di Dunia Sepak Bola: Alex Manninger Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun
Instagram/Alex Manninger/Instagram
Selebriti

Alex Manninger, mantan kiper Arsenal, meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Austria.

WowKeren - Alex Manninger, mantan kiper terkenal yang pernah memperkuat tim nasional Austria dan berbagai klub Eropa, telah meninggal dunia pada usia 48 tahun akibat kecelakaan tragis. Pada tanggal 16 April 2026, Manninger terlibat dalam insiden tabrakan dengan kereta api saat mengemudikan kendaraan di dekat persimpangan kereta di Salzburg, Austria.

Menurut laporan yang diperoleh dari berbagai media, termasuk BBC, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 waktu setempat. Setelah tabrakan, mobil yang dikemudikannya terseret beberapa meter sebelum akhirnya berhenti. Tim penyelamat segera datang ke lokasi dan melakukan upaya penyelamatan dengan menggunakan defibrillator, namun sayangnya, Manninger tidak dapat diselamatkan.

Di dalam mobil, Manninger diketahui mengemudikan sendirian, sementara pengemudi kereta dan penumpang tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut. Saat ini, pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk pemeriksaan sistem sinyal di persimpangan dan kondisi kendaraan yang dikemudikan Manninger.

Alex Manninger dikenal sebagai kiper handal yang pernah membela tim nasional Austria dalam 33 pertandingan internasional. Karir profesionalnya dimulai di FC Salzburg sebelum berlanjut ke liga-liga besar Eropa seperti Serie A di Italia dan Premier League di Inggris, di mana ia memperkuat lebih dari 10 klub.

Salah satu momen terbaik dalam karirnya terjadi saat ia bermain untuk Arsenal, di mana ia menjadi kiper cadangan untuk David Seaman. Pada paruh kedua musim 1997-98, Manninger mengambil alih posisi utama setelah Seaman mengalami cedera. Penampilannya yang impresif membantu Arsenal meraih gelar juara liga dan FA Cup. Ia bahkan sempat dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bulanan di Premier League dan menerima medali juara meskipun jumlah penampilannya terbatas.


Setelah meninggalkan Arsenal, Manninger melanjutkan kariernya di Juventus, menggantikan Gianluigi Buffon, dan tampil di lebih dari 40 pertandingan. Di Liverpool, meskipun tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain, ia diakui memiliki dampak positif di dalam ruang ganti berkat pengalaman dan kewibawaannya.

Selama karirnya, Manninger juga aktif di Bundesliga Jerman, khususnya saat bermain untuk Augsburg, di mana ia bersahabat dengan beberapa pemain asal Korea Selatan seperti Koo Ja Cheol dan Ji Dong Won, yang membuat namanya dikenal di kalangan penggemar sepak bola di Indonesia.

Pada tahun 2017, Manninger memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola dan beralih ke bisnis renovasi, menggunakan pengalaman masa lalunya sebagai tukang kayu. Sayangnya, tragedi ini datang secara tiba-tiba, menambah kesedihan bagi keluarga dan para penggemar sepak bola.

Setelah kabar duka ini menyebar, banyak klub dan tokoh di dunia sepak bola menyampaikan rasa duka cita mereka. Arsenal menyatakan, “Seluruh anggota klub sangat terkejut mendengar kabar kematian tragis Manninger,” sementara Juventus juga mengenang sosoknya sebagai “seorang atlet yang luar biasa serta pribadi yang penuh kerendahan hati dan dedikasi.” Banyak klub lain, termasuk Salzburg, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Manninger merupakan sosok yang selama ini menjalani karirnya dengan dedikasi dan komitmen tinggi. Karirnya yang lebih dikenal dengan kontribusinya tanpa terlalu banyak sorotan akan selalu dikenang bersama jejak yang telah ditinggalkannya dalam dunia sepak bola.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!