Kematian sutradara Kim Chang Min di tengah kontroversi dan tudingan dari tersangka.
- Minggu, 19 April 2026 - 13:36 WIB
WowKeren - Kasus kematian sutradara Kim Chang Min terus memicu kontroversi setelah tersangka, Lee, mengungkapkan pernyataannya di program SBS '궁금한 이야기 Y' yang ditayangkan pada 17 April 2026. Kim Chang Min meninggal dunia setelah mengalami serangan brutal yang menyebabkan dia masuk rumah sakit dan dinyatakan otak mati.
Lee, yang terlibat dalam insiden tersebut, mengklaim bahwa dia hanya melakukan tiga pukulan terhadap Kim dan menyebut bahwa Kim yang terlebih dahulu memicu keributan dengan kata-kata kasar. Dalam pernyataannya, Lee mengatakan, "Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada almarhum Kim Chang Min, tetapi saya merasa semakin jauh dari fakta yang sebenarnya." Dia mengungkapkan bahwa suasana di tempat kejadian membuatnya terpaksa terlibat dalam pertengkaran.
Lee melanjutkan dengan menjelaskan situasi saat itu, "Kami sedang berada di sebuah bar, dan Kim Chang Min menghina kami dengan mengatakan, 'Diamlah'. Saya langsung meminta maaf dan menundukkan kepala saya. Namun, dia tidak berhenti dan terus mencari masalah, sehingga pertengkaran tidak dapat dihindari." Lee menyatakan bahwa meskipun ada berbagai laporan mengenai jumlah pukulan yang dilakukannya, dia bersikeras bahwa hanya tiga kali pukulan yang diberikan.
Namun, rekan Lee, Choi, memberikan keterangan yang berbeda. Choi mengklaim bahwa Kim Chang Min pingsan akibat pukulan yang diterima, dan menyatakan bahwa mereka berdua secara bergantian melakukan serangan terhadap Kim. Choi juga menyebut bahwa mereka berdua sempat mengejek anak Kim sebelum pertengkaran dimulai, yang menambah ketegangan saat itu.
Dalam perkembangan selanjutnya, beberapa teman Lee mengekspresikan kekhawatiran mereka, mengatakan bahwa Lee tampak tidak merasa bersalah dan terus berperilaku normal setelah kejadian. Mereka menyebutkan bahwa Lee bahkan menganggap insiden tersebut sebagai bahan cerita yang dapat dibanggakan dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyesalan.
Menanggapi kritik mengenai perilakunya, Lee mengklaim bahwa lagu hip-hop yang baru saja dirilisnya, berjudul '양아치', sudah dipersiapkan sejak sebelum insiden tersebut dan bukan sebagai bentuk merendahkan almarhum Kim. Dia menyatakan, "Saya tidak memiliki niat untuk merendahkan siapapun, ini adalah lagu yang sudah saya rencanakan jauh sebelum kejadian itu."
Kejadian tragis yang menimpa Kim Chang Min ini tidak hanya mengundang simpati dari banyak pihak, tetapi juga menimbulkan perdebatan mengenai tanggung jawab dan perilaku di kalangan generasi muda saat ini. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya sikap saling menghormati dan konsekuensi dari tindakan yang dilakukan.
(wk/timw)