Konflik antara The Boyz dan One Hundred semakin memanas dengan gugatan hukum dan komentar anggota di media sosial.
- Rabu, 22 April 2026 - 11:04 WIB
WowKeren - Konflik antara grup K-Pop The Boyz dan agensi mereka, One Hundred, semakin memanas setelah anggota grup mulai berbicara di media sosial. Konflik ini bermula dari ketidakpuasan The Boyz terkait pembayaran dan dukungan dari agensi, yang berujung pada pengajuan gugatan hukum.
Baru-baru ini, sembilan anggota The Boyz, termasuk Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric, mengajukan permohonan untuk menghentikan efektivitas kontrak eksklusif mereka dengan One Hundred. Mereka juga melaporkan CEO agensi tersebut, Cha Ga Won, dengan tuduhan pelanggaran hukum terkait penggelapan.
Dalam pernyataan resmi, The Boyz menegaskan bahwa mereka telah memberikan pemberitahuan untuk mengakhiri kontrak pada 10 Februari, karena beberapa pelanggaran serius, seperti tidak dibayarkannya gaji staf dan penolakan untuk memberikan akses ke dokumen keuangan. Mereka menyatakan, "Kontrak eksklusif ini telah secara sah diakhiri dan semua efeknya telah berakhir."
Namun, One Hundred menolak untuk menerima pengakhiran kontrak dan membantah semua tuduhan tersebut. Saat ini, kasus ini sedang dalam proses hukum di pengadilan, dengan sidang pertama untuk permohonan yang diajukan diadakan pada 20 April.
Ketegangan semakin meningkat ketika The Boyz mengajukan laporan hukum terhadap Cha Ga Won. One Hundred merespons dengan mengklaim bahwa tuduhan penggelapan adalah tidak benar dan menegaskan bahwa mereka telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada anggota. Mereka menyatakan, "Kami telah membayar uang muka kontrak yang besar kepada anggota dan rencana pembayaran juga telah disusun secara transparan. Kami tetap mendukung dan ingin melihat semua sepuluh anggota The Boyz beraksi bersama."
Namun, tim hukum The Boyz mengkonfirmasi bahwa mereka belum menerima pembayaran apa pun, termasuk gaji yang belum dibayarkan untuk kuartal ketiga dan keempat 2025. Mereka menyebutkan bahwa agensi telah berulang kali menjanjikan pembayaran, tapi hingga saat ini tidak ada tindakan nyata yang diambil.
Pernyataan resmi dari pihak The Boyz mengindikasikan bahwa kasus penggelapan yang dilaporkan sedang diselidiki oleh kepolisian Seoul. Menariknya, para anggota The Boyz mulai aktif di media sosial untuk membantah pernyataan dari One Hundred. Sunwoo, misalnya, mengunggah tangkapan layar berita yang menyatakan pembayaran telah selesai, dengan menambahkan tanda tanya dan tanda 'X' pada bagian tersebut. Jacob menegaskan, "Kami tidak menerima apa pun," sementara Eric juga menunjukkan ekspresi bingung di postingan tersebut.
Langkah para anggota untuk secara terbuka menanggapi situasi ini menunjukkan bahwa hubungan antara mereka dan agensi telah mencapai titik kritis. Di tengah konflik ini, CEO Cha Ga Won juga menghadapi tuduhan penipuan besar-besaran yang berujung pada penyelidikan polisi terhadap agensi.
Akibat dari situasi ini, beberapa artis dalam agensi yang sama, termasuk Lee Seung Gi, Viviz, Lee Mujin, dan Be.O, dilaporkan telah memutuskan hubungan dengan One Hundred. Ketegangan yang berlarut-larut ini membuat publik semakin menantikan keputusan hukum terkait kontrak dan tuduhan yang ada. Semua mata kini tertuju pada perkembangan selanjutnya dari konflik antara The Boyz dan One Hundred.
(wk/timw)