Jang Wonyoung dari IVE terjebak dalam kontroversi rasisme terkait film baru.
- Kamis, 23 April 2026 - 07:04 WIB
WowKeren - Kontroversi mengenai diskriminasi rasial muncul terkait karakter Asia dalam film The Devil Wears Prada 2, dan Jang Wonyoung dari IVE secara tak terduga terlibat di dalamnya. Pada tanggal 17 April 2026, sebuah video dirilis di saluran YouTube resmi 20th Century Studios yang memperlihatkan Andy, yang diperankan oleh Anne Hathaway, bertemu dengan asisten baru di kantor. Karakter asisten tersebut, yang diperankan oleh aktris keturunan Tionghoa-Amerika, Helen J. Shen, memperkenalkan dirinya dengan nama 'Chin Chou'. Namun, pengucapan nama ini mendapat kritik karena terdengar mirip dengan ungkapan rasis 'Ching Chong', yang menghina orang-orang Asia Timur.
Tidak hanya nama yang dikritik, tetapi juga penampilan karakter tersebut yang dianggap tidak sesuai dengan dunia mode, termasuk gaya rambut yang kuno, kacamata, serta pakaian kotak-kotak yang kontras tajam dengan karakter lainnya dalam film yang menggambarkan industri mode. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa karakter tersebut sengaja digambarkan sebagai 'nerd' yang tidak paham fashion. Selain itu, ketika karakter tersebut mencantumkan latar belakang akademis dan nilai-nilainya, ini semakin memperkuat stereotip bahwa orang Asia adalah 'overachiever', yang dianggap sangat pintar tetapi kurang memiliki keterampilan sosial.
Meryl Streep dan Anne Hathaway dari The Devil Wears Prada 2 sebelumnya telah melakukan promosi di Seoul, Korea Selatan, dan Shanghai, Tiongkok, awal bulan ini. Netizen Tiongkok secara khusus mencatat bahwa Jang Wonyoung, yang merupakan anggota IVE, muncul di pusat perhatian selama promosi di Korea. Mereka mengkritik standar ganda yang diterapkan, dengan mengatakan, 'Sementara Jang Wonyoung, yang dijuluki 'boneka manusia' dan sangat populer di seluruh Asia, ditempatkan di garis depan promosi, film ini justru menampilkan karakter Asia yang datar dan stereotip.'
(wk/timw)