Nana Ungkap Perasaannya Usai Menghadapi Perampok di Pengadilan
Instagram/Nana/Instagram
Selebriti

Nana berbagi perasaan setelah bersaksi dalam kasus perampokan yang dialaminya.

WowKeren - Nana, mantan anggota grup After School, baru-baru ini berbagi perasaannya setelah menghadapi perampok yang mengancamnya di pengadilan. Dalam sesi persidangan yang berlangsung pada 21 April 2026, Nana memberikan kesaksian sebagai saksi dalam kasus perampokan yang dialaminya, di mana seorang pria berusia 30-an dituduh menyerang dan mencoba merampoknya.

Melalui platform komunikasi dengan penggemar, Bubble, Nana mengungkapkan, "Melihatnya secara langsung membuat saya merasa sangat absurd dan marah hingga saya gagal mengendalikan emosi saya." Dia menambahkan, "Saya mengungkapkan semua yang tidak bisa saya katakan sebelumnya, dan saya tidak menyesali tindakan atau kata-kata saya." Pernyataan ini menunjukkan betapa emosionalnya Nana saat menghadapi situasi tersebut.

Di hadapan para wartawan, Nana tiba di pengadilan dengan wajah tertutup topi dan masker, sambil mengungkapkan rasa gugupnya, "Saya minum obat sebelum datang ke sini. Saya sangat gugup," ujarnya. Dia bertekad untuk berbicara dengan jujur dan apa adanya selama persidangan.


Namun, saat berhadapan langsung dengan terdakwa, Nana menunjukkan reaksi emosional yang mendalam. Menurut laporan, dia bertanya, "Apakah ini menyenangkan bagimu? Lihatlah saya langsung di mata," yang membuat hakim meminta Nana untuk tetap tenang agar persidangan bisa berjalan dengan baik. Setelah mengatur emosinya, Nana melanjutkan untuk memberikan kesaksian mengenai insiden tersebut.

Nana menjelaskan, "Pada saat itu, saya bertindak secara instingtif untuk membela diri dan dia memohon agar hidupnya diselamatkan dengan mengatakan bahwa dia menyesal. Saya merasa penting untuk menenangkan situasi terlebih dahulu, jadi saya meminta ibu saya untuk menelepon polisi." Dia berharap terdakwa menerima hukuman atas semua tindakan jahat dan kriminal yang telah dilakukannya, dengan menekankan, "Apa yang kau tanam, itu yang kau tuai."

Setelah persidangan, Nana juga membagikan ungkapan di Instagram story-nya, "Apa yang kau tanam, itu yang kau tuai," dan menambahkan artinya, "Kau menghadapi konsekuensi dari tindakanmu sendiri," yang tampaknya ditujukan kepada terdakwa yang mengingkari tuduhan tersebut.

Mr. A, terdakwa, diadili atas tuduhan memasuki rumah Nana di Acheon-dong, Guri, Provinsi Gyeonggi, pada November lalu, mengancamnya dan ibunya dengan senjata, serta mencoba mencuri barang berharga. Diketahui bahwa Nana dan ibunya berhasil menaklukkan terdakwa setelah terjadi perkelahian fisik sebelum melaporkannya ke polisi. Sejak saat itu, Mr. A mengakui masuk tanpa izin tetapi mengklaim tidak ada niatan untuk merampok. Dia bahkan mengajukan gugatan terhadap Nana, mengklaim bahwa dia mengalami cedera. Namun, polisi menyatakan tindakan Nana sebagai pembelaan diri dan memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut. Sebagai tanggapan, Nana menggugat Mr. A atas tuduhan palsu.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait