Moon Geunyoung Cerita Pengalaman Sulit Pemulihan Pasca Operasi Langka
Instagram/Moon Geunyoung/Instagram
Selebriti

Moon Geunyoung berbagi kisah perjuangan rehabilitasi setelah operasi langka.

WowKeren - Moon Geunyoung, aktris terkenal Korea Selatan, baru-baru ini membagikan cerita mengenai perjuangannya dalam proses rehabilitasi setelah menjalani operasi akibat penyakit langka. Dalam episode acara 'You Quiz on the Block' yang tayang pada 22 April 2026, Moon Geunyoung mengungkapkan pengalaman sulitnya menghadapi Acute Compartment Syndrome yang dideritanya pada tahun 2017.

Penyakit yang tidak biasa ini mengharuskannya menjalani operasi darurat ketika dia berusia 31 tahun. Moon menjelaskan, "Ini adalah kondisi darurat yang terjadi ketika fascia di sekitar otot terkompresi, sehingga aliran darah tidak dapat berjalan dengan baik. Itulah mengapa disebut akut." Dia menceritakan bagaimana kecelakaan kecil saat mempersiapkan penampilan di pedesaan, di mana dia terpeleset dan memutar pergelangan tangannya, mengakibatkan kondisi yang serius.

"Ketika saya bangun keesokan harinya, tangan saya bengkak. Jika saya langsung ke rumah sakit, mungkin bisa didiagnosis lebih cepat. Saat itu, saya hanya berpikir, 'Mungkin pergelangan tangan saya bengkak karena terkilir,'" kenangnya. Namun, saat diperiksa di rumah sakit besar, dokter yang menanganinya menyarankan untuk melakukan MRI karena ada kemungkinan kondisi yang lebih serius.

"Mereka mengatakan waktu emas telah berlalu dan nekrosis mungkin sudah dimulai, sehingga saya perlu operasi darurat segera. Jika saya hanya mendapatkan gips, bisa jadi sesuatu yang lebih buruk terjadi. Saya sangat bersyukur kepada dokter itu, mereka menyelamatkan hidup saya," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.


Setelah menjalani operasi, Moon Geunyoung mengingat saat dia memberi tahu ibunya, "Ibu, saya sangat senang akhirnya bisa beristirahat sekarang." Namun, saat melihat luka untuk pertama kali setelah perban dilepas, dia terkejut. "Whoa, ini serius," ujarnya. Meskipun nekrosis tidak berkembang lebih jauh, dokter memperingatkannya bahwa saraf di jarinya mungkin tidak akan pulih.

"Saya rasa saya menangis mendengar itu. Saya selalu menangis sendirian. Saya tinggal bersama nenek saya, jadi saya tidak bisa menangis di rumah. Saya akan parkir di tempat parkir bawah tanah dan menangis sepuasnya," kenangnya.

Moon Geunyoung harus menjalani tiga operasi tambahan dan memulai proses rehabilitasi yang panjang. "Karena sarafnya rusak, saya harus melakukan latihan untuk mengembalikannya, bersama dengan latihan otot. Awalnya, saya bahkan tidak bisa melakukan apa-apa," ujarnya sambil menunjukkan gerakan mengepalkan tangan.

Dia mengakui, "Saya bahkan berpikir mungkin saya tidak bisa berakting lagi. Saya sangat percaya bahwa saya mungkin tidak bisa menggunakan lengan saya." Moon Geunyoung bertekad untuk menjalani rehabilitasi demi kelangsungan hidupnya, yang tentunya menarik simpati banyak orang.

Setelah tujuh bulan rehabilitasi, dia akhirnya bisa merasakan jari-jarinya bergerak kembali. Proses pemulihan totalnya berlangsung sekitar setahun. "Saraf saya sudah kembali dan saya bisa menggunakan otot saya lagi sekarang. Ini sangat melegakan," tutupnya dengan rasa syukur atas kemajuan yang dicapainya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait