Dalton Rushing dan Shohei Ohtani terlibat dalam kontroversi 'villain' MLB baru-baru ini.
- Minggu, 03 Mei 2026 - 08:04 WIB
WowKeren - Dalton Rushing, pemain muda dari LA Dodgers, dan Shohei Ohtani, superstar MLB, baru-baru ini menarik perhatian publik setelah namanya masuk dalam daftar 'villain' Major League Baseball (MLB). Penghargaan ini muncul setelah Rushing terlibat dalam insiden kontroversial dengan pemain Korea, Lee Jung Hoo, yang memicu kemarahan banyak fans.
Peringkat 'villain' ini dirilis oleh media Fansided pada 2 Mei 2026, yang mengungkapkan bahwa Rushing menduduki peringkat keempat, sementara Ohtani berada di posisi ketiga. Peringkat ini bertujuan untuk mengetahui siapa yang dianggap sebagai 'penjahat' di dunia MLB saat ini, terutama setelah serangkaian perilaku kontroversial yang ditunjukkan oleh Rushing.
Insiden yang melibatkan Rushing terjadi saat pertandingan melawan San Francisco Giants pada 22 April, di mana ia diduga melontarkan kata-kata kasar kepada Lee Jung Hoo. Saat itu, Lee, yang merupakan pelari pertama, melakukan manuver berisiko untuk mencetak angka namun terjebak dalam situasi yang membuatnya diadili sebagai out. Rushing yang melihat situasi tersebut ditangkap kamera sedang mengucapkan kata-kata yang dianggap tidak pantas kepada Lee, yang segera memicu kemarahan dari para fans.
Reaksi langsung dari para penggemar San Francisco sangat tajam, dengan banyak yang mengecam sikap Rushing. Rekan Lee, Luis Arraez, bahkan menyebut tindakan Rushing sebagai “permainan kotor.” Meskipun begitu, Rushing menjelaskan dalam wawancara setelah pertandingan bahwa ia tidak bermaksud untuk menghina Lee dan bahkan berusaha untuk berbicara langsung dengan Lee untuk menanyakan kondisinya setelah insiden tersebut.
Media juga mencatat bagaimana perilaku Rushing yang kontroversial ini berkontribusi pada pembentukan citra 'villain' dirinya di MLB. Mereka menyatakan, “MLB fans once hoped for his success, but his actions are making it hard for him to gain any sympathy.” Rushing, yang pada satu waktu dianggap sebagai prospek cerah, kini menghadapi tantangan dalam membangun kembali citranya.
Dalam situasi yang lebih mengejutkan, Shohei Ohtani, yang tidak terlibat dalam kontroversi langsung, juga muncul dalam daftar ini. Ohtani, yang baru-baru ini menandatangani kontrak besar dengan Dodgers senilai 700 juta dolar selama 10 tahun, dianggap memiliki citra 'villain' karena kesuksesannya dan kontrak tersebut. Menurut analisis media, “Banyak pemain terbaik dari tim terkuat sering kali dipandang sebagai 'villain' oleh penggemar dari tim lain.”
Ohtani sendiri tidak melakukan kesalahan di lapangan, dan diakui sebagai salah satu pemain paling menarik untuk ditonton. Namun, fakta bahwa ia bermain untuk Dodgers, tim yang saat ini dipandang tidak disukai oleh banyak orang, menjadikannya salah satu yang dituduh sebagai 'villain'.
Daftar 'villain' MLB ini dipimpin oleh Jose Altuve dari Houston, yang terlibat dalam skandal curang pada 2017. Di posisi kedua terdapat Marcell Ozuna dari Pittsburgh, yang memiliki masalah hukum terkait alkohol dan kekerasan. Sementara itu, Ohtani dan Rushing mengikuti mereka di posisi ketiga dan keempat. Peringkat ini juga mencakup pemilik Oakland Athletics yang banyak dikritik, bersama dengan pemain seperti Manny Machado dari San Diego dan Kyle Tucker dari Dodgers.
(wk/timw)