Yoo Byung Jae menghadapi kritik setelah lowongan intern BLACKPAPER viral dengan tuntutan tinggi.
- Kamis, 04 Juni 2026 - 21:03 WIB
WowKeren - Perusahaan produksi konten BLACKPAPER yang didirikan oleh Yoo Byung Jae baru-baru ini menjadi sorotan setelah iklan lowongan kerja mereka viral di media sosial. Banyak kritik muncul terhadap tuntutan yang dinilai tidak realistis untuk posisi magang enam bulan.
Menurut laporan AllKpop, masalah ini bermula saat BLACKPAPER memposting lowongan magang yang mencantumkan daftar tugas yang cukup melelahkan. Dalam postingan tersebut, dijelaskan bahwa magang akan terlibat dalam perencanaan konten, produksi, manajemen saluran, unggahan, serta proyek merchandise dan IP. Selain itu, mereka juga diharapkan melakukan analisis kinerja dan pelaporan. Calon magang diharuskan memiliki pengalaman dalam perangkat lunak pengeditan video, alat desain, dan penciptaan konten. Beragam tuntutan ini memicu banyak kritik dari pengguna internet yang merasa bahwa posisi tersebut lebih mirip pekerjaan penuh waktu ketimbang magang.
Reaksi umum di dunia maya adalah, "Magang enam bulan, tetapi mereka mengharapkan semua ini?" Banyak yang berdebat tentang apakah perusahaan tersebut memberikan tuntutan yang tidak realistis kepada kandidat tanpa menawarkan jalur yang jelas menuju pekerjaan tetap. Para kritikus berpendapat bahwa magang seharusnya lebih fokus pada pelatihan dan bimbingan, sementara posisi yang diposting justru mengharuskan keterampilan di berbagai spesialisasi sejak awal. Selain itu, banyak yang mempertanyakan mengapa tidak ada jalur yang jelas untuk posisi tetap dalam pengaturan magang jangka panjang.
Di sisi lain, beberapa profesional industri membela BLACKPAPER dengan menunjukkan bahwa menangani berbagai tugas adalah hal biasa dalam peran media konten dan digital. Beberapa pekerja di bidang pemasaran dan produksi mencatat bahwa perencanaan, penciptaan konten, pengoperasian saluran, dan analisis kinerja sering kali ditangani oleh anggota tim yang sama, terutama di perusahaan kecil atau yang berkembang pesat. Mereka juga menunjukkan bahwa gelar 'PM' dapat memiliki makna yang berbeda tergantung pada organisasi, sehingga sulit untuk menilai beban kerja sebenarnya hanya berdasarkan deskripsi pekerjaan.
Polemik ini telah menerangi kekhawatiran yang lebih luas mengenai budaya magang di industri hiburan dan konten Korea Selatan. Masyarakat banyak membahas apakah perusahaan menggunakan magang untuk tugas yang biasanya dilakukan oleh pekerja penuh waktu, dan apakah magang jangka panjang benar-benar membantu pertumbuhan karir. BLACKPAPER sendiri didirikan pada tahun 2022 oleh CEO Yoo Gyu Seon, mantan penulis kepala "You Quiz on the Block" Lee Eon Joo, dan Yoo Byung Jae, yang sejak itu telah mengundurkan diri sebagai CEO. Perusahaan ini telah tumbuh pesat dengan sekitar 35 karyawan dan pendapatan tahunan mencapai 10 miliar won (sekitar 7 juta dolar) hanya dalam waktu tiga tahun.
Dalam berita terpisah, The Chosun Daily melaporkan bahwa Yoo Byung Jae memberikan pembaruan kepada penggemar mengenai pemulihannya setelah menjalani operasi pengangkatan kantong empedu. Ia mengungkapkan bahwa berat badannya turun menjadi 59,9 kilogram. Sebelumnya, ia membagikan foto dari rumah sakit setelah prosedur yang berhasil, yang memicu kekhawatiran dari rekan-rekan dan penggemarnya atas penampilannya yang terlihat lebih kurus. Meskipun mengalami masalah kesehatan, Yoo tetap aktif di acara varietas dan saluran YouTube-nya, sambil mempertahankan hubungan publik dengan influencer Ahn Yu-jeong.
(wk/timw)