"Meniti Hutan Cemara" adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Katon Bagaskara. Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang mencari ketenangan di alam setelah menghadapi kerasnya hidup. Liriknya yang puitis dan mendalam menggambarkan kerinduan akan pelukan alam dan harapan untuk memulai kembali dengan segar. Irama lagu yang lembut dan syahdu mengiringi perjalanan sang tokoh yang meniti hutan cemara, meninggalkan jejak beban yang telah terkubur.
Meniti Hutan Cemara Lyrics
Katon Bagaskara
Kabut dingin merendah
perlahan datang menyapa
semak-semak tanah basah
Langkah kaki seiring
pandangan hijau terhampar
di tepi hutan cemara
Setelah lelah bertarung
dalam kerasnya hidup
ku butuh untuk sejenak
menenangkan nurani
Wahai alam dekaplah jiwaku
gelisah dan mencari
Di langit ingin kubasuh wajahmu
biar segar meraja
Mentari dini kuperlu hangatmu
menyusup buluh nadi
Membuka hari yang baru yang untukku
songsong apa terjadi
Meniti hutan cemara
Sepintas jejak tertinggal
dalam lumpur terkubur
jenuhku adalah beban
yang tak boleh terulang
perlahan datang menyapa
semak-semak tanah basah
Langkah kaki seiring
pandangan hijau terhampar
di tepi hutan cemara
Setelah lelah bertarung
dalam kerasnya hidup
ku butuh untuk sejenak
menenangkan nurani
Wahai alam dekaplah jiwaku
gelisah dan mencari
Di langit ingin kubasuh wajahmu
biar segar meraja
Mentari dini kuperlu hangatmu
menyusup buluh nadi
Membuka hari yang baru yang untukku
songsong apa terjadi
Meniti hutan cemara
Sepintas jejak tertinggal
dalam lumpur terkubur
jenuhku adalah beban
yang tak boleh terulang
