"Hilang Separuh Arti", sebuah lagu sendu yang dinyanyikan oleh Kla Project, mengisahkan tentang perihnya hati yang ditinggalkan oleh cinta. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan yang mendalam, di mana sebuah kehadiran yang pernah mengisi hidup seseorang kini telah tiada, meninggalkan kekosongan yang tak berkesudahan. Bagi sang tokoh utama, waktu seakan tak mampu menghapus kenangan, dan sebuah pertemuan tak terduga mengoyak luka lama yang belum sembuh, menyadarkannya bahwa hidupnya telah kehilangan sebagian maknanya karena kehilangan orang yang ia kasihi.
Hilang Separuh Arti Lyrics
Kla Project
(Hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi)
Rumput hatiku yang mengering
Tak tersiram hujan namun coba bertahan
Di situ pernah kau terbaring
Tumbuhkan bunga sejenak lalu tinggalkan
Ku kira waktu terus berjalan
Engkau mampu ku lupakan
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Bertahun coba ku jalani
Lelaki kecil menempuh hidup sendiri
Terkejut nafasku terhenti
Saat kau melintas lagi memanggil memori
Ku kira waktu terus berjalan
Engkau mampu ku lupakan
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Luka lama pedih terbuka
Kala kau sulut kembali api cinta
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Nanananana nanananana
Karna pernah engkau yang isi
Nanananana nananananana
Sentuhanmu yang ku nanti
Karna pernah engkau yang isi)
Rumput hatiku yang mengering
Tak tersiram hujan namun coba bertahan
Di situ pernah kau terbaring
Tumbuhkan bunga sejenak lalu tinggalkan
Ku kira waktu terus berjalan
Engkau mampu ku lupakan
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Bertahun coba ku jalani
Lelaki kecil menempuh hidup sendiri
Terkejut nafasku terhenti
Saat kau melintas lagi memanggil memori
Ku kira waktu terus berjalan
Engkau mampu ku lupakan
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Luka lama pedih terbuka
Kala kau sulut kembali api cinta
Namun hidup hilang separuh arti
Karna pernah engkau yang isi
Seluruh nadiku tak sanggup mengingkari
Sentuhanmu yang ku nanti
Nanananana nanananana
Karna pernah engkau yang isi
Nanananana nananananana
Sentuhanmu yang ku nanti
