"Si Pantun" adalah sebuah lagu yang dibawakan oleh penyanyi Indonesia Rieka Roslan. Lirik lagu ini melukiskan kesedihan mendalam akibat kehilangan seseorang yang dicintai. Sang narator bertanya-tanya mengapa ia merasa tidak berguna dan membiarkan orang yang dicintainya pergi tanpa alasan yang jelas. Namun, di tengah kesedihannya, ia berusaha bangkit dan menerima kenyataan bahwa setiap patah hati akan tumbuh kembali, digantikan oleh kebahagiaan baru.
Si Pantun Lyrics
Rieka Roslan
Sapa yang tak menangis
Bila dia menghilang
Dan tak terganti yang lain
Tanpa alasan di diri
Coba ku bertanya
Mengapa diriku
Tiadalah guna
Biarkan dia berlalu
Ku berputar kiri kanan
Tangan di awan tepukan (parap.. parap.. parap)
Hilang sudah sedih rasa
Patah kan tumbuh berganti (parap.. parap... parap)
Patahkan tumbuh hilanglah berganti
Lagu yang lama biarlah berganti
Ku berputar kiri kanan
Tangan di awan tepukan (parap.. parap.. parap)
Hilang sudah sedih rasa
Patah kan tumbuh berganti (parap.. parap... parap)
Bila dia menghilang
Dan tak terganti yang lain
Tanpa alasan di diri
Coba ku bertanya
Mengapa diriku
Tiadalah guna
Biarkan dia berlalu
Ku berputar kiri kanan
Tangan di awan tepukan (parap.. parap.. parap)
Hilang sudah sedih rasa
Patah kan tumbuh berganti (parap.. parap... parap)
Patahkan tumbuh hilanglah berganti
Lagu yang lama biarlah berganti
Ku berputar kiri kanan
Tangan di awan tepukan (parap.. parap.. parap)
Hilang sudah sedih rasa
Patah kan tumbuh berganti (parap.. parap... parap)
