Lagu "Khayalan" yang dibawakan oleh Terry mengekspresikan kerinduan seorang individu di tengah hiruk pikuk kehidupan kota. Siang hari yang terik dan kemacetan jalan raya tidak dapat mengalihkan pikirannya dari sosok kekasih yang jauh. Saat lampu merah menyala, seakan mengejek dan memperlambat langkahnya, ia melepaskan diri ke dalam khayalan, di mana pelukan hangat dan senyuman kekasihnya membawanya ke dunia yang lebih bahagia.
Khayalan Lyrics
Terry
Siang hari, ku ditemani
Sorot panas, teriknya matahari
Jalan raya, yang macet lagi
Sungguh hari, yang sulit ku lewati
Pikiranku, melambung tinggi
Ku bayangkan, peluk hangat kekasih
Seandainya, dia kini menemani
Ku disini
[Reff:]
Lampu merah ku lihat, seakan mengejarku
tuk menikmati jalan, yang padat merayap
Syukur ku masih punya, pacar tercinta
Bayangan senyumannya, buat ku bahagia
Kekasihku, dapatkah kau rasakan
Rasa rindu, di tengah benakku
Terlintas tak menentu, membuat pusing kepalaku
Bila saja ada kamu
Sorot panas, teriknya matahari
Jalan raya, yang macet lagi
Sungguh hari, yang sulit ku lewati
Pikiranku, melambung tinggi
Ku bayangkan, peluk hangat kekasih
Seandainya, dia kini menemani
Ku disini
[Reff:]
Lampu merah ku lihat, seakan mengejarku
tuk menikmati jalan, yang padat merayap
Syukur ku masih punya, pacar tercinta
Bayangan senyumannya, buat ku bahagia
Kekasihku, dapatkah kau rasakan
Rasa rindu, di tengah benakku
Terlintas tak menentu, membuat pusing kepalaku
Bila saja ada kamu
