"I.C.U.", sebuah lagu yang dinyanyikan oleh band rock Tipe-X, menyuarakan keputusasaan dan kemarahan terhadap korupsi dan ketidakadilan yang merajalela di Indonesia. Lagu ini dengan gamblang menggambarkan permasalahan sistemik yang membelenggu masyarakat, termasuk suap dan nepotisme yang mengakar. Tipe-X menyerukan pemberontakan terhadap mereka yang berkuasa dan menuntut pertanggungjawaban atas tindakan mereka yang merugikan rakyat. Liriknya yang kuat mencerminkan rasa frustrasi dan kelelahan yang dirasakan oleh banyak warga Indonesia, yang merasa tidak berdaya menghadapi koruptor dan penindasan.
I.C.U Lyrics
Tipe-X
Hidup di negeri yang penuh sgala basa-basi
Percuma bicara kalau masih dibatasi
Tak bisa teriak semua yang jelas terlihat
Bapak pesan hati-hati bisa kualat
Demam korupsi smakin jadi tradisi
Hukum dibeli slama bisa berkolusi
Kami berontak karna kami punya otak
Daripada diam cuma bikin botak
Hidup bersama di antara para benalu
Nggak berarti malah bikin hati tambah ngilu
Pusing tiap hari liat korban berjatuhan
Kami takut nanti kami dapat giliran
Sudahlah beban jangan smakin menjadi
Biarlah trauma kami yang mengalami
Kami bicara karna ingin mengerti
Di mana keadilan yang harus kami cari
Reff :
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Hidup bersama di antara para benalu
Nggak berarti malah bikin hati tambah ngilu
Pusing tiap hari liat korban berjatuhan
Kami takut nanti kami dapat giliran
Demam korupsi smakin jadi tradisi
Hukum dibeli slama bisa berkolusi
Kami berontak karna kami punya otak
Daripada diam cuma bikin botak
Reff :
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Percuma bicara kalau masih dibatasi
Tak bisa teriak semua yang jelas terlihat
Bapak pesan hati-hati bisa kualat
Demam korupsi smakin jadi tradisi
Hukum dibeli slama bisa berkolusi
Kami berontak karna kami punya otak
Daripada diam cuma bikin botak
Hidup bersama di antara para benalu
Nggak berarti malah bikin hati tambah ngilu
Pusing tiap hari liat korban berjatuhan
Kami takut nanti kami dapat giliran
Sudahlah beban jangan smakin menjadi
Biarlah trauma kami yang mengalami
Kami bicara karna ingin mengerti
Di mana keadilan yang harus kami cari
Reff :
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Hidup bersama di antara para benalu
Nggak berarti malah bikin hati tambah ngilu
Pusing tiap hari liat korban berjatuhan
Kami takut nanti kami dapat giliran
Demam korupsi smakin jadi tradisi
Hukum dibeli slama bisa berkolusi
Kami berontak karna kami punya otak
Daripada diam cuma bikin botak
Reff :
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
Biar... kami-kami sudah lelah
Biar... mungkin kami memang kalah
