Ayah King of Pop, Joe Jackson, menyangkal jika ia berencana untuk menjadikan ketiga anak Michael sebagai entertainer.
- Tim WowKeren
- Rabu, 22 Juli 2009 - 12:12 WIB
WowKeren - Setelah pemberitaan sebelumnya menyebutkan jika ayah Michael Jackson, Joe Jackson, berencana mendorong ketiga anak almarhum Michael untuk menjadi seorang entertainer, kali ini Joe justru mengatakan yang sebaliknya. Ia mengungkapkan jika ia tidak memiliki rencana untuk itu, seperti yang dikutip dari US Magazine.
"Saya tidak mendorong mereka untuk melakukan hal yang sia-sia," tutur Joe dalam acara talk show Larry King Live pada hari Senin lalu. "Mereka harus menjadi selayaknya mereka saat ini, yakni hanya sebagai anak-anak," imbuhnya.
Perkataan Joe ini jauh berbeda dengan pernyataan awalnya dalam sebuah wawancara langsung. Ketika itu Joe mengatakan jika ia melihat potensi untuk menjadi bintang besar dalam diri anak-anak Michael, khususnya Paris dan Blanket. Ia menjelaskan bahwa Paris sepertinya ingin melakukan sesuatu sedangkan Blanket mampu menari dengan baik.
Selain penyangkalan Joe mengenai anak-anak Michael tersebut, ia juga menyangkal telah memperlakukan dengan kasar sang raja musik pop tersebut. Joe memperjelas jika ia tidak pernah memukul Michael. Ia bahkan mengatakan kalau ia telah menjadi seorang ayah yang baik dan membesarkan anak-anaknya termasuk Michael dengan baik.
Sehubungan dengan penyebab kematian Michael, Joe masih mencurigai bahwa Michael telah dibunuh walaupun ia belum melihat hasil dari otopsi yang dilakukan oleh pihak keluarga Jackson. Joe yang mengakui tidak tahu dimana letak tubuh anaknya disimpan ini juga mencurigai dokter pribadi Michael, Dr. Conrad Murray, berada dibalik kematian Michael.
Michael yang meninggal dunia di usianya yang mencapai 50 tahun memiliki tiga orang anak yang masih kecil, Michael Joseph Jackson, Jr., Paris Michael Katherine Jackson dan Prince "Blanket" Michael Jackson II. Dalam sebuah kesempatan interview dengan Martin Bashir di tahun 2003, Michael pernah menyebutkan jika ayahnya secara rutin memukulnya dengan ikat pinggang ketika ia masih anak-anak.
(wk/)