Blog-blog Afrika-Amerika merasa kalau aktris kulit hitam lebih pantas memerankan Ratu Mesir kuno itu di film "Cleopatra".
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 Juni 2010 - 09:52 WIB
WowKeren - Angelina Jolie menghadapi hujan kritikan gara-gara akan memerankan Cleopatra. Seperti dikutip dari CNN, blog-blog Afrika-Amerika dan web message board penuh dengan komentar kalau seharusnya aktris yang memerankan Cleopatra adalah orang kulit hitam.
Dalam salah satu blog yang mengunggah artikel dengan judul "Aktris kulit putih lain untuk memerankan Cleopatra?", sang penulis menegaskan kalau Angelina tidak pantas untuk peran itu. "Jujur, saya tidak peduli seberapa penuh bibir Angelina Jolie, seberapa banyak anak Afrika yang diadopsinya atau seberapa gelap kulitnya nanti di film, saya sangat yakin peran ini seharusnya jatuh ke tangan wanita kulit hitam," tulis sang penulis.
"Apakah Vanessa Williams, Halle Berry dan Thandie Newton tidak dapat menghadiri audisi hari itu? Mengapa orang-orang Hollywood merasa masuk akal meng-casting wanita kulit putih daripada aktris kulit hitam untuk peran tersebut? Terutama ketika peran itu adalah Ratu Afrika," tutur sang penulis. Menguatkan ucapan penulis ini, Clutchmagonline.com menunjukkan fakta kalau Ratu Mesir di masa lalu selalu diperankan oleh wanita kulit putih, seperti Claudette Colbert (1934), Vivien Leigh (1945) dan Elizabeth Taylor (1963).
Kecaman yang dihadapi oleh Angelina ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya ia juga sempat mendapat protes karena memerankan wanita kulit hitam di film "A Mighty Heart". Di film tersebut, Angelina yang mengadopsi Zahara dari Ethiopia dan melahirkan Shiloh di Namibia ini memerankan karakter Mariane Pearl, seorang wanita berdarah Afrika-Kuba/Belanda.
Terpilihnya Angelina untuk memerankan Ratu Mesir kuno itu di film "Cleopatra" didukung oleh Stacy Schiff, pengarang buku "Cleopatra: A Life" yang diadaptasi film itu. Stacy merasa secara fisik Angelina sangat cocok memerankannya dan ia bahkan memprediksi piala Oscar bakal diraih kekasih Brad Pitt tersebut. Senada dengan Stacy, Michael Pietsch, penerbit buku Stacy, mengatakan bahwa Angelina memenuhi kualitas yang digambarkan dalam buku itu.
(wk/)