Menurut Sam, monster berkepala banteng bertubuh manusia yang tinggal di labirin itu akan membuat film kedua petualangan pahlawan Yunani, Perseus, menjadi semakin hebat.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 10 Juli 2010 - 10:01 WIB
WowKeren - Sam Worthingthon mengungkap detail seputar sekuel film "Clash of the Titans". Seperti dikutip dari MTV, Sam mengungkapkan kalau film kedua yang akan kembali menampilkan petualangan Perseus tersebut akan diproduksi dengan menggunakan kamera untuk format tiga dimensi (3D).
Menurut Sam, teknologi konversi dari format 2D ke 3D memang bisa menarik minat penonton. Namun, ungkap Sam, akan lebih hebat jika penggarapan sekuel film "Clash of the Titans" tersebut menggunakan teknologi yang lebih menggambarkan unsur 3D secara nyata dibandingkan kualitasi dari konversi seperti yang dilakukan pada film pertamanya.
Sementara dari sisi jalan cerita, Sam berharap agar sekuel film "Clash of the Titans" tersebut bisa menampilkan sesuatu yang lebih hebat dibanding cerita di film pertama. "Saya ingin legenda Yunani tentang labirin dan Minotaur (monster berkepala banteng namun memiliki tubuh manusia). Saya berpendapat kalau kemunculan kisah Minotaur akan menjadi hal yang benar-benar keren," ungkap Sam saat ditanya mitos atau monster apa yang diinginkannya untuk dimunculkan di film kedua "Clash of the Titans".
Sebagai informasi, Minotaur merupakan salah satu legenda dari Yunani. Dikisahkan, seorang Raja Kreta bernama Minos telah dikutuk oleh Dewa Poseidon. Hal ini karena Minos tak jadi mempersembahkan banteng putih kepada Dewa Poseidon. Akibatnya, Poseidon menjadi marah dan menjatuhkan kutukan pada istri Minos, Pasifae. Dalam kutukan tersebut, Pasifae dibuat jatuh cinta pada banteng putih tersebut dan akhirnya dari hubungan terlarang itu lahirlah Minotaur.
Demi menyembunyikan hal tersebut, Minotaur akhirnya ditempatkan di tengah labirin yang dirancang oleh arsitek Daidalos. Setiap tahun, penduduk kota Athena harus mengirim tujuh pemuda dan tujuh gadis sebagai korban supaya tidak diserang oleh Kreta. Menurut legenda, monster Minotaur tersebut akhirnya dibunuh oleh Thesus, pahlawan Yunani yang menyamar menjadi salah satu korban. Sebelumnya, Thesus dibantu oleh Ariadne, putri Raja Kreta, yang memberinya pedang dan segulung benang. Thesus menggunakan benang itu untuk menyelusuri kembali jejaknya supaya bisa keluar dari dalam labirin yang rumit dan menggunakan pedangnya untuk membunuh Minotaur.
(wk/)