Salma Hayek Dulunya Imigran Gelap di Amerika Serikat
Selebriti

Salma juga mengaku kerap mengalami diskriminasi ras saat pertama kali memulai karir sebagai aktris Hollywood.

WowKeren - Salma Hayek mengaku kalau ia sempat menjadi imigran gelap di wilayah Amerika Serikat. Saat itu, Salma masih menempuh pendidikan akting di Los Angeles, 1991. Karena visa Salma telah habis masa berlakunya, ia pun dideportasi kembali ke Meksiko.

"Saya dulunya imigran ilegal di Amerika Serikat," kata Salma pada V Magazine edisi Spanyol. Juru bicara Salma kemudian mengungkapkan kalau status imigrasi Salma itu telah diperbarui. "Permasalahan itu telah diselesaikan segera setelah Salma pergi ke Meksiko dan memperbarui visanya," tegas sang jubir.

Sementara itu, terkait pengalamannya menjadi aktris Hollywood, Salma mengaku kalau ia kerap mengalami diskriminasi ras ketika pertama kali mengawali karir sebagai aktris. Menurut aktris film "Grown Ups" ini, sejumlah sutradara dan produser Hollywood merasa ragu kalau wanita Meksiko bisa mendapatkan peran utama.


Namun berkat kegigihannya, Salma berhasil menjadi salah satu perintis untuk mendobrak batasan itu. Berkat filmnya bersama Antonio Banderas, "Desperado" (1995), kepiawaiannya berakting mulai dikenal.

"Hollywood kini telah berkembang dan merangkul sejumlah masyarakat Latin di dunia. Dulunya, kami tidak dianggap ada. Kami bukanlah bagian dari cerita manapun, kata Salma. "Namun, saya mendapat hak istimewa untuk menjadi bagian dari generasi minoritas yang pertama kali mendobrak pintu penghalang tersebut."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!