Angie menghadirkan video musik "Kau yang Kusayang" dan mengaku tetap positif walau dituding menggolkan anggaran proyek SEA Games yang berbiaya Rp. 191 miliar.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 Mei 2011 - 11:13 WIB
WowKeren - Pasca kepergian model/bintang sinetron/anggota DPR, Adjie Massaid, istrinya, Angelina Sondakh mengaku masih terpukul. Ia merasa sangat membutuhkan Adjie terutama ketika saat ini tengah tersangkut kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI di Palembang.
Nama Angelina terlontar dari ucapan salah satu tersangka kasus suap yakni Mindo Rosalina Manulang kepada sejumlah tahanan di penjara Kepolisian Daerah Metro Jaya. Saat itu, Mindo mengklaim kalau Angie dan rekannya Muhammad Nazaruddin telah menggolkan anggaran proyek SEA Games yang berbiaya Rp. 191 miliar tersebut. Hal ini karena Angie adalah koordinator anggaran Komisi Olahraga (Komisi X) DPR dari Fraksi Demokrat.
Sejauh ini, kasus masih dalam penyelidikan meski Mindo belakangan mencabut pernyataannya itu. Adapun baik Angie maupun Nazarudin telah membantah keterlibatan mereka dalam kasus dugaan suap itu.
Namun, tuduhan tersebut memang sedikit mencoreng nama baik Putri Indonesia 2001 tersebut. Angie mengaku merasa dikhianati oleh rekannya sendiri di DPR.
"Apa yang terjadi saat ini kami pandang positif ketika dalam politik, terutama ada kasus ini tanpa Mas Adjie memang jadi berat," tutur anggota Komisi X DPR dari Fraksi Demokrat tersebut, Minggu 15 Mei, dalam jumpa pers peringatan 100 hari meninggalnya Adjie Massaid di kediamannya, Taman Cilandak II, Blok E No. 14, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Kompas. "Apalagi saat seperti ini kehadiran suami, yang bisa menjadi teman politik, yang pasti tidak akan berkhianat, berbohong, atau menusuk dari dalam, masih saya perlukan. Saya merindukan Mas Adjie."
Politisi yang juga pernah menjadi model serta presenter itu menegaskan kalau ia tak ingin berkomentar banyak tentang kasus tersebut. Ia hanya bersedia menjawab terkait acara peringatan 100 hari meninggalnya Adjie.
"Tidak usah dibahas-bahas lagi, sudahlah," ujar politisi berusia 33 tahun tersebut. "Ini acara teman, keluarga, dan teman-teman dekat. Kalau di luar acara ini, saya mohon izin untuk menutup tanya jawab."
Dalam acara pengajian tersebut, Angie juga menyempatkan diri untuk memutar video musik "Kau yang Kusayang" yang ia garap bersama Maia Estianty. Lagu itu juga terinspirasi dari kalimat pembuka "Dear Angelina Sondakh Kau yang Kusayang" di surat yang biasa ditulis Adjie . Selain itu, ia juga mengundang puluhan anak yatim piatu untuk memperingati kepergian mendiang suami yang meninggal 5 Februari lalu.
"Mengenang 100 hari Mas Adjie, saya mempersiapkan single 'Kau yang Kusayang' dan juga buku 'Langkah Tegap Adjie Massaid'," kata Angie didampingi Maia. "Dalam 100 hari, saya mempersembahkan khusus untuk mas Adjie. Saya daripada difitnah mending nyanyi, kan."
Sementara itu, Tim Investigasi Partai Demokrat berinisiatif untuk meminta keterangan sejumlah kadernya di Komisi X DPR. "Bukan tidak mungkin ada pemanggilan terhadap rekan-rekan yang lain, rekan-rekan dari komisi X," ujar anggota Tim Investigasi, Didi Irawadi Syamsudin, saat dihubungi Detik.
Komisi X merupakan komisi yang membidangi olahraga. Kasus suap di Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) mencuat setelah KPK menangkap Sekretaris Kemenpora, Wafid Muharam, saat menerima suap dari Mindo Rosa Manulang dan Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris. KPK menemukan cek senilai Rp 3,2 miliar sebagai bukti dugaan suap untuk Wafid.
Pemberian uang ini diduga sebagai success fee untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang. Proyek ini sebelumnya digolkan Komisi X DPR. Namun, Wakil Ketua Komisi X DPR Rully Chaerul telah membantah isu miring tersebut. Ia menjamin tak ada permainan uang di Komisi X DPR menyangkut proyek Sea Games Palembang.
(wk/)